Tjahjo Kumolo: Jika Dibiarkan, Lama-lama Bakar Gedung PDIP

CNN Indonesia
Jumat, 26 Jun 2020 13:08 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menghadiri peringatan HUT PDI Perjuangan ke-46 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 10 Januari 2019. HUT PDI Perjuangan itu mengangkat tema Persatuan Indonesia Bumikan Pancasila. (CNN Indonesia/ Hesti Rika) Politikus senior PDIP Tjahjo Kumolo meminta kasus pembakar bendera PDIP diusut tuntas. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus Senior PDI-Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan kasus pembakaran bendera PDIP harus diusut. Menurutnya jika kasus tersebut dibiarkan, bukan tidak mungkin akan membakar kantor partai.

"Kami merasa tersinggung, terhina, kok sampai ada yang membakar. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa membakar gedung partai ini," kata Tjahjo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6).

Mantan sekretaris jenderal PDIP itu merasa harga diri dan kehormatan partai banteng moncong putih terganggu akibat insiden pembakaran bendera itu.

"Ini harga diri, kami harga diri teman-teman partai," ujarnya.

Tjahjo mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah meminta agar aksi pembakaran bendera itu dibawa ke jalur hukum. Ia mastikan partainya sudah membentuk tim hukum untuk menyikapi insiden tersebut.

"Maka partai sudah membentuk tim hukum sendiri. Kami minta ini untuk diusut. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa membakar apa saja," kata pria yang kini menjabat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.

Massa Tolak RUU HIP di DPR Bakar Bendera PKIFoto: CNN Indonesia/Thohirin
Massa Tolak RUU HIP di DPR Bakar Bendera PKI

Pembakaran bendera PDIP terjadi saat aksi tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depang Gedung MPR/DPR beberapa hari lalu. Insiden tersebut langsung mendapat respons keras dari PDIP, termasuk Megawati.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan akan menyeret aksi pembakaran bendera partai ke jalur hukum. Sejumlah kader dan simpatisan PDIP Jakarta Timur turun ke jalan meminta polisi mengusut kasus pembakaran tersebut.

Sementara itu Koordinator lapangan aksi tolak RUU HIP, Edy Mulyadi sudah dipanggil oleh Polda Metro Jaya. Edy mengaku dimintai klarifikasi soal aksi pembakaran bendera partai saat aksi Rabu 24 Juni lalu.

Sebelumnya, Edy menyebut pembakaran bendera PDIP tak ada dalam rencana. Mereka hanya merencanakan pembakaran bendera lambang palu arit. Menurutnya, pembakaran bendera PDIP itu adalah sebuah kecelakaan.

(mjo/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER