Dukun Cabul Pakai Modus Mandi Kembang Ditangkap di Depok

CNN Indonesia | Sabtu, 27/06/2020 17:20 WIB
A police line is placed in the middle of the crime scene so that the evidence remains safe Dukun cabul berinisial AS dipercaya punya kemampuan untuk melakukan ritual mandi kembang. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dukun cabul berinisial AS dipercaya punya kemampuan untuk melakukan ritual mandi kembang. AS dan para korban, yang masih satu keluarga besar disebut memang kerap melakukan ritual mandi kembang.

"Pihak tersangka maupun korban masih keluarga besar, mereka punya tradisi pembersihan diri melalui mandi kembang," kata Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Wadi Sabani saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6).

Disampaikan Wadi, dalam ritual mandi kembang itu AS dipercaya punya kemampuan turun menurun.


"Dipercaya punya kemampuan secara turun temurun untuk melakukan ritual itu," ujarnya.

Namun, AS justru memanfaatkan ritual mandi kembang itu untuk melakukan perbuatan cabul. Padahal, ritual itu awalnya merupakan tradisi pembersihan diri untuk keluarga besar mereka.

"Kenyataannya ritual mandi kembang dimanfaatkan oleh tersangka untuk lakukan perbuatan cabul," ucap Wadi.

Sebelumnya, Polres Metro Depok menangkap AS, dukun yang terkait dugaan aksi pencabulan terhadap sejumlah perempuan.

Aksi itu telah dilakukan sejak Februari 2019 lalu. Sejauh ini diketahui sudah ada 4 perempuan yang menjadi korban.

Modus yang dilakukan tersangka dalam menjalankan aksinya adalah dengan cara mandi kembang. Dalam aksinya, tersangka meminta korban untuk melepas pakaiannya dengan alasan agar lebih suci.

Atas perbuatannya, AS disangkakan Pasal 288 KUHP dengan ancaman pidana hingga sembilan tahun penjara.

(dis/age)

[Gambas:Video CNN]