Ditanya Wartawan, Menteri Terawan Kikuk Salah Masuk Ruangan

CNN Indonesia | Senin, 29/06/2020 19:05 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan salam saat akan mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Rapat kerja tersebut membahas pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2021 (RKA K/L dan RKP K/L) Kementerian Kesehatan tahun 2021. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan (MenkesTerawan Agus Putranto salah masuk ruangan saat dikejar wartawan terkait video Presiden Joko Widodo marah karena kinerja buruk menteri.

Terawan menghadiri Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta. Rapat itu dijadwalkan membahas anggaran Kemenkes untuk tahun 2021.

Rapat dimulai sekitar pukul 14.00 WIB secara tertutup. Rapat sempat diskors sekitar pukul 16.30 WIB. Para anggota dewan keluar-masuk ruangan selama masa skors. Namun Terawan tetap di dalam ruang rapat hingga rapat kembali dimulai.


Pertemuan itu kembali dimulai sekitar pukul 17.30 WIB dan diakhiri 18.15 WIB. Terawan keluar lewat pintu belakang ruang rapat. CNNIndonesia.com sempat menemuinya saat hendak angkat kaki dari Kompleks Parlemen.

"Eh, saya mau itu dulu," kata Terawan menyambut sapaan CNNIndonesia.com, Senin (29/6) petang.

Terawan kemudian kikuk dan enggan buka suara. Termasuk saat ditanya soal amarah Presiden Jokowi soal anggaran corona senilai Rp75 triliun yang hanya dipakai 1,53 persen.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu hanya berkali-kali melambaikan tangan. Dia berlari menuju pintu dan bergegas naik tangga. Para ajudan pun meneriakinya.

"Pak izin, Pak. Bukan ke situ, Pak. Lewat sini, Pak," kata para ajudan.

Terawan berbalik. Ia turun ke garasi yang berada di lantai bawah. Lalu langsung memasuki mobil dinasnya dan meninggalkan Kompleks Parlemen.

Publik telah dihebohkan dengan pidato kemarahan Presiden Joko Widodo terhadap kinerja para menteri. Dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden di Youtube, Minggu (28/6), Jokowi mengaku kecewa tidak ada kemajuan kinerja kabinet. Dia bahkan secara spesifik menegur Kementerian Kesehatan terkait pengelolaan corona.

"Misalnya saya berikan contoh, bidang kesehatan, itu dianggarkan Rp75 triliun. Rp75 triliun itu baru keluar 1,53 persen coba, uang beredar di masyarakat ke-rem ke situ semua," kata Jokowi melalui tayangan video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Dalam pidato itu juga, Jokowi meminta jajarannya memperbaiki kinerja. Dia bahkan menegaskan tak sungkan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle.

(dhf/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK