Akhir PSBB Transisi, Jakarta Kembali Dipadati Kendaraan

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 13:58 WIB
Kemacetan terjadi di jalan tol dalam kota dari cawang menuju slipi saat kegiatan perkantoran di Jakarta  kembali beroperasi mulai hari ini di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Contra flow diberlakukan untuk memecah kemacetan yang terjadi. Jakarta.  Senin (8/6/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi kepadatan volume kendaraan. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan volume kendaraan di Jakarta sudah mendekati situasi normal menjelang berakhir Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi fase I pada Kamis (2/7) besok.

Menurutnya, di masa PSBB Transisi selama ini volume kendaraan di ibu kota mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan masa PSBB sebelumnya.

"Kalau volume kendaraan di mana masa PSBB Transisi ini memang sudah hampir mendekati normal," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/7).


Sambodo menuturkan peningkatan volume kendaraan itu salah satunya terpantau di Gerbang Tol Cililitan arah Bogor. Lalu, Gerbang Tol Halim dari arah Bekasi maupun Tomang juga menunjukkan hal serupa.

"Menunjukkan bahwa angka sudah hampir mendekati normal, bahkan sampai ketika sebelum pandemi, yaitu bulan Februari," ujarnya.

Sambodo menjelaskan, kepadatan kendaraan itu terpantau di pagi hari maupun sore hari. Kendati demikian kebijakan pemerintah tentang pembagian jam kerja cukup membantu dalam mengurai kepadatan kendaraan tersebut.

Di sisi lain, kata Sambodo, Ditlantas Polda Metro dan Dinas Perhubungan DKI masih terus mengkaji soal rencana penerapan kembali aturan ganjil genap.

Dia menyebut salah satu hal yang masih terus dikaji yakni soal penerapan jaga jarak di transportasi umum. Sebab, jika ganjil genap diberlakukan maka menyebabkan jumlah penumpang angkutan umum akan meningkatkan.

"Jadi takutnya nanti justru physical distancing 50 persen di angkutan umum tidak terjaga. Jadi sampai saat ini masih kita kaji apakah ganjil genap akan diberlakukan atau tidak, sekarang masih belum," tutur Sambodo.

Sebelumnya, Sambodo mengatakan pihaknya menerjunkan 1.728 personel untuk mengatur lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan di tengah PSBB Tansisi.

Ribuan personel ditempatkan di ratusan titik. Mereka dibagi di dua jam operasional pengaturan lalu lintas. Untuk pagi hari, pukul 06.00-14.00 WIB, kemudian di sore hari pukul 14.00-22.00 WIB.

"1.728 personel tersebut kami tempatkan di 410 titik rawan kemacetan," kata Sambodo, Senin (15/6).

Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas, seperti contra flow dan lainnya untuk mengurai kepadatan volume kendaraan.

(dis/osc)

[Gambas:Video CNN]