HUT Bhayangkara, Polda Metro Buka Layanan SIM Gratis ke Nakes

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 11:10 WIB
Antrean layanan perpanjangan SIM di Polres Jaksel, Senin (8/6). Ilustrasi. Layanan perpanjangan dan pembuatan SIM. (CNN Indonesia/ Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan layanan surat izin mengemudi (SIM) gratis bagi para tenaga medis dan relawan yang berjuang di tengah pandemi Covid-19.

Layanan SIM gratis itu diberikan dalam rangka HUT ke-74 Bhayangkara yang jatuh hari ini. Layanan gratis meliputi pembebasan biaya dalam proses perpanjangan, termasuk pembuatan SIM baru.

"Dalam rangka hari Bhayangkara ke-74 dan apresiasi kami kepada mereka maka akan ada pembuatan SIM dan perpanjangan bagi mereka," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Rabu (1/7).


Sambodo menjelaskan pelayanan SIM gratis bagi tenaga medis itu akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, untuk para petugas pemakaman jenazah virus corona yang ada di Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Sementara itu tahap kedua untuk tenaga kesehatan yang bertugas di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Jadi tanggal 2 Juli untuk petugas pemakaman dan tanggal 3 Juli untuk tenaga kesehatan di Wisma Atlet," ucap Sambodo.

Sambodo menyebut pihaknya juga menyiapkan layanan atau mobil SIM keliling guna mendukung kegiatan tersebut.

Sambodo mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya telah bekerja sama dengan pihak terkait dalam melakukan pendataan. Tercatat sebanyak 330 tenaga medis dan relawan yang akan ikut dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, 116 tim pemakanan dan 214 tenaga medis Covid-19.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin menuturkan layanan SIM gratis tersebut adalah bentuk apresiasi Polri kepada relawan dan petugas covid-19.

"Semuanya sudah kami data sehingga tinggal pelaksanaannya," ucap Lalu.

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 tahun ini diselenggarakan secara sederhana karena situasi pandemi Covid-19. Upacara peringatan pun hanya dilakukan melalui virtual atau live streaming pada dengan Presiden Jokowi sebagai inspektur upacara.

(dis/ain)

[Gambas:Video CNN]