Total 637 Warga Sumbar Sembuh dari Virus Corona

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 03:32 WIB
Dua orang paramedis saling membantu dalam mengenakan pakaian dan alat pelindung diri (APD) sebelum bertugas menangani pasien COVID-19 di Ciputra Hospital, Jakarta, Kamis (30/4/2020). Ciputra Group melalui Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta  dan Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang mulai Jumat (1/4/2020) mengoperasikan ruang isolasi berkapasitas 210 tempat tidur untuk menangani pasien COVID-19 sebagai bentuk aksi Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat dan dukungan kepada pemerintah dalam melawan COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww. Ilustrasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah pasien sembuh virus corona di Sumatra Barat per Selasa (7/7) mencapai 637 pasien. Angka kesembuhan tersebut tercatat setelah dalam dua hari terakhir sebanyak 12 pasien dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal merinci pada Senin (6/7) ada dua orang sembuh, sedangkan pada Selasa (7/7) terdapat sepuluh orang sembuh.

Hingga kini kata 81,7 persen dari total penderita Covid-19 di provinsi itu sembuh. Jumlah pasien yang paling banyak sembuh terdapat di Padang, yakni 443 orang.


Sementara itu, ada lima kasus positif baru di Sumbar, yakni tiga kasus di Padang dan dua kasus di Limapuluh Kota. Lima kasus itu diketahui berdasarkan tes PCR 460 sampel yang dilakukan Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (440 sampel), dan Balai Veteriner Bukittinggi (20 sampel).

Dengan bertambahnya lima kasus, kata Jasman, kasus positif Covid-19 di Sumbar berjumlah 780 kasus.

Dari 780 kasus itu, 550 kasus terdapat di Padang, 30 kasus di Padang Panjang 22 kasus di Dharmasraya, 20 kasus di Payakumbuh, 18 kasus di Pesisir Selatan, 20 kasus di Agam, 18 kasus di Bukittinggi, 14 kasus di Tanah Datar, 22 kasus di Padang Pariaman, 14 kasus di Limapuluh Kota, 11 kasus di Sijunjung, 9 kasus di Kabupaten Solok, 8 kasus di Mentawai, 9 kasus di Solok Selatan, 2 kasus di Sawahlunto, 2 kasus di Pasaman Barat, 5 kasus di Pasaman, 5 kasus di Kota Solok, dan 1 kasus di Kota Pariaman.

Jasman menambahkan bahwa kini di Sumbar terdapat 20 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit. Sebanyak 1.359 PDP dinyatakan negatif. Sementara itu, orang dalam pemantauan berjumlah 134 orang dan orang yang selesai dipantau sebanyak 9.785 orang.

Rapid tes serentak di tujuh kampus Jabar

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat menggelar rapid tes terhadap peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 di tujuh kampus negeri di Jabar, Rabu (7/7).

Ketujuh perguruan tinggi negeri itu yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universita Singaperbangsa Karawang (Unsika), dan Universitas Siliwangi.

Ketua Divisi Pelacakan Kontak Deteksi Dini Pengujian Massal dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Jabar, Siska Gerfianti mengatakan rapid tes Covid-19 ini dimulai hari ini di empat kampus yakni UPI, ISBI, Unsika, dan IPB hingga berikutnya satu per satu dilakukan ke tiga kampus lainnya.

Menurut dia, rapid tes terhadap calon mahasiswa itu dilakukan dengan random sampling atau pengambilan sampel secara acak.

"Jadwal untuk pemeriksaan random sampling ini kami sudah berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang disebutkan dan akan berlangsung sampai dengan 21 Juli 2020, terakhir itu di ITB," kata Siska di Gedung Sate, Kota Bandung.

Adapun random sampling dari sekitar 88 ribu calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK di Unpad, ITB, ISBI, UPI, IPB, Unsika, dan Unsil itu sebanyak satu persen atau kurang lebih 900 orang. Termasuk juga panitia yang ada di tujuh perguruan tinggi tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid -19 Jabar Daud Achmad melaporkan data terbaru terkait kasus Covid-19 di Jabar.

Hingga Selasa (7/7) pukul 19.16 WIB, terdapat 3.779 kasus terkonfirmasi, 1.836 kasus aktif, 1.763 kasus sembuh, dan 180 orang meninggal dunia. (hyg)

(adb.hyg/ain)

[Gambas:Video CNN]