Rieke Usai Dicopot PDIP dari Baleg: Saya Diberi Tugas Penting

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 21:25 WIB
Anggota DPR fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka menyampaikan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) buruh saat konferensi pers tentang kenaikan upah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/9). Rieke menyatakan ada 23 item KHL buruh yang harus ditambah seperti air minum, kebutuhan susu anak, biaya pendidikan anak, biaya sosial, biaya komunikasi, dan kebutuhan perumahan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./kye/15 Anggota DPR fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengaku diberi tugas lebih penting sehingga dicopot dari pimpinan Badan Legislasi DPR (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR Rieke Diah Pitaloka angkat suara seputar pencopotan dirinya dari jabatan Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Dia mengatakan Fraksi PDIP telah memberikan tugas lain yang tidak kalah penting.

"Rolling anggota fraksi di pimpinan dan anggota AKD kan hal biasa. Tugas saya dari partai dan fraksi di Baleg sudah selesai karena ada penugasan lain yang tidak kalah penting," kata Rieke saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (9/7).

Namun ia belum mau menjelaskan soal tugas baru yang diberikan fraksi PDIP kepada dirinya tersebut. Rieke mengatakan masyarakat akan mengetahui tentang tugas baru yang diberikan pada saatnya nanti. Ia pun meminta doa seluruh masyarakat agar bisa menjalankan tugas baru dari PDIP.


"Pada saatnya, publik akan tahu juga. Pokoknya tugas yang penting dan perlu konsentrasi penuh. Cukup berat, mohon doanya dari seluruh rakyat Indonesia. Bismillah," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto mengatakan bahwa pergantian anggotanya di jabatan Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Rieke ke Nurdin terkait dengan tugas berat yakni RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Pergantian ini tentu bukan semata-mata untuk penyegaran atau rotasi biasa. Kita tahu bahwa dalam waktu dekat Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat, kalau kita lihat [RUU] Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial, selain [RUU] Omnibus Law, tentu saja ada RUU HIP," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (9/7).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI Bambang Wuryanto mengatakan bahwa pergantian anggotanya di jabatan Wakil Ketua Baleg DPR RI ini dilakukan karena PDIP ingin menempatkan orang yang memahami masalah dan mempunyai disiplin tinggi.

Menurutnya, sosok tersebut adalah Nurdin yang merupakan purnawirawan Polri berpangkat komisaris jenderal (komjen). Namun, dia tidak menyatakan bahwa Rieke tidak disiplin sebagai kader partai selama bertugas di DPR.

(mts/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]