Perempuan Ancam Robek Alquran Gara-gara Gaple dan Domino

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 13:22 WIB
Ince Ni'matullah, ibu rumah tangga, pelaku penistaan agama di Makassar diamankan polisi. Perempuan inisial I, diamankan polisi setelah mengancam merobek Alquran di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7). (Foto: Dok. Istimewa)
Makassar, CNN Indonesia --

Polisi menyebut seorang perempuan berinisial I yang mengancam akan merobek Alquran didasari karena yang bersangkutan terusik dengan warga yang bermain gaple dan domino.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Mas Guntur Laupe mengatakan di lingkungan tempat tinggal pelaku, di Makassar, kerap ditemukan orang yang berkumpul.

"(Dari keterangan pelaku) terusik karena mereka sering main gaple, domino di depan rumahnya sehingga membuat dia sering marah ke orang-orang itu," kata Guntur kepada wartawan, Jumat (10/7).


Karena terusik, pelaku akhirnya tersulut emosi dan mengancam akan merobek Alquran.

Berdasarkan keterangan pelaku, aksi itu sebenarnya bertujuan agar masyarakat yang dianggap mengganggu tidak lagi berkumpul.

"Jadi apapun yang diambil dan salahnya dia mengambil Alquran dan melemparkan ke orang-orang itu sambil berteriak bahwa dia adalah Yahudi," tutur Guntur.

Disampaikan Guntur, saat ini pelaku telah ditangkap dan akan diproses lebih lanjut oleh Polres Pelabuhan Makassar.

"Ini kita proses sampai tuntas, akan kenakan Pasal 156 KUHP ancaman hukuman lima tahun soal penistaan agama," ucap Guntur.

Aksi wanita mengancam merobek Alquran itu terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman, I mendatangi beberapa warga yang tengah berkumpul di jalan kecil mirip gang. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulsel.

Perempuan itu menghampiri warga sambil mengeluarkan kata-kata dengan nada cukup tinggi. Perempuan itu juga tampak memegang buku yang diduga Alquran dan melemparnya ke arah orang-orang yang berkumpul.

Selanjutnya, dia kembali memungut Alquran tersebut dan membukanya di hadapan warga dengan posisi tangan siap merobek.

Warga sempat berusaha mencegahnya, namun perempuan itu terus berkata dengan nada marah kepada mereka.

"Saya Yahudi ya, enggak percaya ini (buku diduga Al-Quran)," kata perempuan itu sambil mengangkat buku diduga Al-Quran.

(svh/wis)

[Gambas:Video CNN]