99 Orang Corona, Pusdikpom AD Cimahi Disemprot Disinfektan

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 13:52 WIB
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan DKI Jakarta menyemprotkan disinfektan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020. Penyemprotan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di tempat wisata jika nantinya kembali dibuka untuk umum saat pemberlakuan tatanan hidup normal baru (new normal). CNN Indonesia/Bisma Septalisma Petugas pemadam kebakaran menyemprot cairan disinfektan di kompleks Pusdikpom AD, Kota Cimahi, Jawa Barat. Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Bandung, CNN Indonesia --

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD), Sabtu (11/7). Penyemprotan dilakukan untuk mencegah penularan virus corona usai 99 orang di kompleks pendidikan itu positif Covid-19.

Komandan Regu I Damkar Kota Cimahi Indrahadi mengatakan penyemprotan menggunakan tiga unit mobil Damkar dimulai dari pintu masuk lingkungan Pusdikpom AD.

"Kami diminta untuk menyemprot disinfektan, personel yang turun dipenyemprotan ini ada sembilan orang. Enam yang menyemprot ke bagian dalam mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap," ujar Indrahadi.


Tiga unit kendaraan Damkar yang diterjunkan untuk menyemprotkan cairan disinfektan yakni satu unit kendaraan pancar kapasitas 5000 liter, satu unit kendaraan supply kapasitas 8000 liter, serta satu unit kendaraan komando.

Saat proses penyemprotan berlangsung, sejumlah ruas jalan yang dilalui warga sekitar ditutup. Pintu utama menuju asrama militer Wisma I Pusdikpom yang berada di Jalan Baru diportal.

Begitu juga akses dari Jalan HMS Mintaredja melalui gang kecil juga ditutup. Meski demikian, aktivitas warga tetap berjalan dengan normal.

Sebelumnya, 99 oraong dinyatakan positif virus corona di Pusdikpom AD, Kota Cimahi, Jawa Barat. Mereka antara lain 74 siswa dan 25 anggota TNI yang berdinas di Pusdikpom AD.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar sudah melakukan penyelidikan epidemiologi di lingkungan pendidikan militer TNI AD tersebut.

"Untuk Pusdikpom dari awal kita sudah ikuti perkembangannya dari Jumat lalu," kata Berli dalam jumpa pers di Gedung Sate, Jumat (10/7).

Kasus positif di lingkungan TNI AD ini menambah daftar kasus positif virus corona di Sekola Calon Perwira (Secapa) AD di Kota Bandung, Jawa Barat. Di lokasi pendidikan matra darat itu tercatat 1.262 orang positif Covid-19.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto lantas meminta dilakukan tes massal di antara prajurit TNI untuk mendeteksi virus corona. Baik dari matra Angkatan Darat, Angkatan Laut mau pun Angkatan Udara.

(hyg/fra)

[Gambas:Video CNN]