Sempat Jemput TKI Positif Corona, Menaker Tes PCR Hari Ini

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 10:39 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah di sela rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah di sela rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020). (Dok. Kemnaker)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pada hari ini, Sabtu (11/7). Tes dilakukan setelah ia ikut menyambut kepulangan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka bernama Ety binti Toyib Anwar yang pulang dari Arab Saudi setelah lolos dari hukuman mati.

Ety yang telah tiba di Indonesia pada 6 Juli dinyatakan positif Covid-19, ia kini dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Ety dijemput dengan pesawat yang setidaknya diisi 127 penumpang.

Ida yang datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menyambut Ety, mengatakan dirinya sudah menjalani rapid test pada Jumat (10/7) dan hasilnya dikatakan negatif dan non reaktif.


"Sabtu ini akan melakukan tes PCR untuk memastikan," ujar Ida kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (11/7).

Ida meminta kepada seluruh pihak yang ikut menjemput Ety segera melakukan rapid test. Ini harus dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan masing-masing pihak.

"Disarankan kepada semua yang ikut terlibat dalam acara penjemputan kepulangan tersebut, termasuk jurnalis, agar segera melakukan rapid test untuk memastikan kondisi kesehatannya," ujar Ida.

Ida juga mengatakan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Ety. Dia bilang telah menugaskan jajarannya berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, untuk mendapatkan informasi terbaru soal Ety.

"Sudah menginstruksikan kepada jajaran agar terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar Bu Ety mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal sehingga bisa segera sembuh dari virus corona," ucap Ida.

Ety berhasil terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi setelah divonis bersalah meracuni sang majikan, Faisal al-Ghamdi, hingga tewas pada 2002 lalu. Dia bebas dari hukuman qishas setelah diyat atau uang denda sebesar 4 juta riyal atau Rp15,2 miliar berhasil dikumpulkan sesuai tuntutan keluarga sekaligus ahli waris korban.

Ety tiba di Tanah Air pada 6 Juli di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, melakukan tes swab pada 7 Juli dan dinyatakan positif pada 9 Juli.

Selain Ida, pejabat lain yang ikut berada dalam pesawat saat penjemputan Ety adalah Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, anggota Komisi IX DPR Anggia Erma Rini, dan kepala BP2MI, Benny Ramdani.

(aud/fea)

[Gambas:Video CNN]