Kegiatan Secapa AD Berlanjut, Pekan Terakhir Dihantam Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 20:47 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan terkait polemik calon taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Allie di Mabes AD. Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. KSAD Jenderal Andika Perkasa memastikan pendidikan di Secapa TNI AD tetap berjalan sesuai kurikulum. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bandung, CNN Indonesia --

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan kegiatan pendidikan di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD), Hegarmanah, Kota Bandung, Jawa Barat, tetap berlanjut sesuai kurikulum meskipun para siswa dan staf positif virus corona (Covid-19).

"Kegiatan mereka masih berlanjut sesuai kurikulum. Kebetulan mereka sudah selesai jadwal bersifat akademis maupun yang keluar (latihan). Ini minggu terakhir sebelum ditutup pendidikannya," kata Andika di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) III/Siliwangi, Sabtu (11/7).

Andika mengatakan minggu ini para siswa seharusnya menjalani pekan terakhir masa pendidikan. Akhir bulan menjadi waktu kelulusan siswa Secapa AD. Namun, karena terjadi penyebaran virus corona para siswa termasuk staf Secapa yang terkonfirmasi Covid-19 maka mereka harus menjalani karantina.


"Sesuai jadwal, mereka pun tetap isolasi," tegas Andika.

Lebih lanjut, jenderal bintang empat itu mengatakan karantina bagi sekitar 1.280 siswa dan staf di sekolah militer itu masih dilakukan di lingkungan Secapa AD dengan protokol kesehatan yang ketat.

Selama menjalani karantina, tim satuan tugas penanganan klaster Secapa AD menyuplai berbagai kebutuhan para siswa. Mereka juga akan terus diawasi sampai masa inkubasi berakhir.

"Selain menyuplai obat atau vitamin, setiap mereka kita awasi. Dalam istirahat misalnya, jam 9 malam harus istirahat, handphone dinonaktifkan dengan harapan mereka punya istirahat cukup. Untuk makan pun terus kita awasi, lalu mereka olahraga yang tidak membuat mereka kelelahan," ujarnya.

Menurut Andika, dari 1.280 penghuni Secapa AD yang dinyatakan positif virus corona hampir semua tidak memiliki gejala. Mereka juga dalam kondisi baik. Hanya beberapa orang yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Mereka yang positif itu diagnosa, tetapi secara realita mereka tidak merasakan apa-apa," katanya.

Sebelumnya, jumlah pasien positif Covid-19 di Secapa AD bertambah menjadi 1.280 orang. Dari total pasien terkonfirmasi positif itu, sebanyak 991 merupakan perwira siswa, sedangkan sisanya 289 adalah staf atau anggota dari Secapa AD beserta keluarganya.

Tak hanya di Secapa AD, sejumlah prajurit di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) AD, Kota Cimahi juga terkonfirmasi positif virus corona. Total 101 prajurit positif virus corona, baik staf maupun siswa Pusdikpom AD.

(hyg/fra)

[Gambas:Video CNN]