Polda Metro Siapkan Skenario Lalin Antisipasi Mudik Iduladha

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 11:47 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan setidaknya tiga skenario untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik Iduladha, di antaranya contraflow dan one way. Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skenario lalu lintas untuk arus mudik Iduladha. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat arus mudik Iduladha 1441 Hijriah. Skenario dilakukan agar arus kendaraan tetap lancar.

"Skenario lalu lintas itu sendiri kita berupya agar situasi tetap normal," kata Sambodo kepada wartawan, Kamis (30/7).

Sambodo menjelaskan, untuk skenario pertama adalah situasi lalu lintas berjalan normal. Skenario kedua melakukan contraflow jika ditemukan kepadatan arus lalu lintas.


Misalnya jika terjadi penumpukan kendaraan dari Jakarta menuju ke arah timur. Atau jika terjadi kendala, contohnya kecelakaan yang terjadi di Tol Layang Jakarta-Cikampek.

"(Contohnya kalau) ada kecelakanan yang mengakibatkan tertutupnya jalan tol elevated maka skenario kedua kita akan coba nanti laksanakan contraflow," ujarnya.

Jika contraflow masih belum maksimal mengurai kemacetan, maka skenario terakhir adalah menerapkan sistem one way atau satu jalur.

Namun untuk sistem satu jalur, pihaknya mesti berkoordinasi dengan Korlantas Polri. Sebab, pelaksanaan one way akan bersinggungan dengan daerah perbatasan.

"Apakah dengan Polda Jabar kalau ke arah Bogor atau ke Karawang, atau Polda Banten kalau ini ke arah Tangerang, tapi intinya kita siap," ucap Sambodo.

Selain itu, Ditlantas Polda Metro juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga terkait buka tutup rest area di jalan tol. Hal itu dilakukan jika terjadi penumpukan kendaraan yang mengantre masuk ke rest area.

"Termasuk ada parking bay sebelah kiri jalan yang memang bisa saja itu mengganggu arus lalin, kita akan melaksanakan buka tutup," tuturnya.

Sebelumnya, puncak arus mudik Iduladha diperkirakan jatuh hari ini atau hari H-1. Pergerakan arus mudik akan dimulai ada Kamis (30/7) sore.

Sedangkan untuk puncak arus balik, diprediksi terjadi pada hari Minggu (2/8) mendatang.

"Kita perkirakan pada hari Kamis sore (30/7) sudah ada peningkatan arus lalin untuk mudik serta arus balik pada Ahad siang sampai dengan Ahad malam (2/8)," kata Sambodo.

Ditlantas Polda Metro telah menyiapkan 28 pos pengamanan untuk memantau pelaksanaan arus mudik Iduladha.

Selain itu, sebanyak 749 personel juga diterjunkan dalam rangka pengamanan pelaksanaan arus mudik.

(dis/osc)

[Gambas:Video CNN]