Gelar Salat Id, Masjid Al Akbar Surabaya Pakai Protokol Ketat

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 31/07/2020 09:58 WIB
Dari total kapasitas 50 ribu, hanya 5.000 jemaah diperkenankan salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ribuan Umat Islam di Surabaya berbondong-bongong mendatangi Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Jumat (31/7) pagi. Mereka hendak melaksanakan Salat Hari Raya Iduladha 1441H. (CNN Indonesia/ Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Ribuan Umat Islam di Surabaya berbondong-bondong mendatangi Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Jumat (31/7) pagi untuk melaksanakan Salat Iduladha 1441H.

Ini merupakan Salat Id pertama yang digelar di masjid ini, selama pandemi corona (Covid-19).

Humas Masjid Al Akbar, Helmy M Noor, mengatakan Salat Id kali ini, pihaknya hanya membatasi kapasitas sejumlah 5.000 jemaah, dari total 50.000 kapasitas keseluruhan.


Jemaah yang ingin mengikuti Salat Id pun harus lebih dulu mendaftar daring untuk mendapatkan ID card penanda, syarat utama agar bisa masuk ke masjid.

"Sudah ada 3.500-an jemaah yang daftar online," kata Helmy.

Sementara kuota sisanya, panitia Salat Id, membagikan sekitar 1.500 an ID card secara on the spot, saat jemaah hendak memasuki area masjid.

Pemberian ID card ini merupakan mekanisme yang dilakukan panitia, agar jumlah jemaah terkoordinir dengan baik. Selain itu, pihak masjid juga menjaga ketat protokol kesehatan.

Seperti pengecekan suhu badan di pintu masuk, bilik disinfektan, hand sanitizer, lalu pembagian kantong plastik. Plastik itu digunakan jemaah untuk membawa alas kakinya.

"Kami bagikan kantong plastik supaya sendal dan sepatu jemaah bisa dibawa, itu untuk menghindari berjubel jemaah saat antre mengambil sendalnya setelah salat," ujarnya.

Tak hanya itu, bagi jemaah perempuan, lanjut Helmy, pintu masuk melalui pintu sisi utara dan timur. Sedangkan akses jamaah laki-laki masuk melalui pintu gerbang sisi barat dan timur. Jemaah pun diminta menjaga jarak.

Prosesi Salat Id kali ini dipimpin Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi, selaku Khotib. Ia membawakan khutbah bertema ibadah kurban untuk meningkatkan solidaritas kemanusiaan. Sedangkan salat sendiri dipimpin oleh Imam Besar Masjid Al Akbar Ustadz Ahmad Muzakki, SThI Alhafidz.

Salat Id di Masjid Al Akbar sendiri juga diikuti oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Dardak, serta jajaran Forkopimda Jatim lainnya.

(fra/vws)

[Gambas:Video CNN]