Pemilik Positif Covid-19, Rumah Makan di Bogor Jadi Klaster

CNN Indonesia | Minggu, 02/08/2020 19:18 WIB
Pemilik restoran dikabarkan meninggal usai terinfeksi covid-19. Ada tujuh orang lain yang juga positif corona. Foto ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah rumah makan di Kota Bogor, Jawa Barat, Pondok Bahrein menjadi klaster baru penyebaran covid-19. Pemilik rumah makan tersebut positif terinfeksi covid-19 dan meninggal dunia.

Dilansir dari Antara, pemilik rumah makan Pondok Bahrein meninggal dunia di RSUD Kota Bogor, Sabtu (1/8) malam lalu. Dengan bertambahnya kasus kematian karena corona ini, saat ini di Kota Bogor tercatat sudah 21 orang meninggal.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim membenarkan hal ini. "Iya, saya sudah menerima informasinya," kata Dedie A Rachim, Minggu (2/8).


Rumah Makan Pondok Bahrein ditutup oleh Gugus Tugas sejak sejak Jumat (31/7) lalu selam 14 hari. Dedie mengatakan ada delapan orang positif corona di rumah makan tersebut. Karena itu ditetapkan jadi klaster baru.

"Dari delapan orang tersebut, tercatat enam orang warga Kota Bogor dan dua orang warga Kabupaten Bogor," katanya.

Pemilik rumah makan itu sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di RSUD Kota Bogor. Sementara sedangkan anggota keluarganya ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Wakil Wali Kota Bogor itu mengatakan gugus tugas terus menelusuri kontak erat warga yang positif terinfeksi corona untuk menekan potensi penularan pada kluster ini.

"Dinas Kesehatan Kota Bogor, saat ini telah mendata sebanyak 17 orang yang melakukan kontak erat dengan keluarga pemilik rumah makan dan telah dilakukan tes usap. Kami masih menunggu hasil tes itu," kata Dedie.

(Antara/sur)

[Gambas:Video CNN]