Korban Fetish Gilang Bungkus Jarik Bertambah Jadi 15 Orang

CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 15:30 WIB
Sebanyak 15 orang telah melaporkan sebagai korban aksi fetish bungkus kain Gilang. Beberapa korban belum memberikan identitas lengkap sebagai korban. Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Favor_of_God)
Surabaya, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual bungkus kain jarik, yang dilakukan oknum mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gilang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, hingga saat ini sudah ada 15 terduga korban yang mengadu ke posko yang didirikan oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair.

"Kami sudah melakukan kolaborasi dengan Unair, dengan posko pengaduan ini, ada sekitar 15 orang yang sudah mengadu," kata Truno, di Mapolda Jatim (3/8).


Aduan tersebut belum dapat ditindak lanjuti oleh polisi karena ada data korban yang belum lengkap.

"Namun masih sumir karena belum mencantumkan identitasnya secara jelas dan pasti," ujarnya.

Ia pun mengimbau agar para korban tersebut segera melapor ke Polda Jatim. Yakni melalui hotline: 082143578532.

Saat ini, kata Truno pihaknya masih melakukan penyelidikan di tingkat awal. Hal itu dilakukan sebelum nantinya maju ke proses penyidikan.

"Penyelidikan ini kan sudah dilakukan awal, tahap berikutnya penyelidikan akan berfokus ke arah mengumpulkan alat bukti sehingga kita nanti bisa lakukan proses penyidikan," kata dia.

Kasus Gilang yang melecehkan korbannya dengan bungkus jarik melilit badan itu diketahui setelah salah satu korban, MF, mengungkapnya ke publik.

MF yang belakangan baru menyadari itu pelecehan, menuturkan bahwa ia dijebak Gilang yang berdalih sedang mengerjakan riset akademis.

MF mengaku dirinya sengaja mengungkap itu ke publik agar tak ada korban lain. Setelah diungkap itulah, sambungnya, baru diketahui ternyata dia bukan satu-satunya korban perbuatan Gilang.

Sejak 30 Juli lalu, CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi Gilang melalui pesan lewat akun media sosialnya. Namun, hingga kini belum mendapat respons. Nomor telepon yang diketahui sebagai milik Gilang juga tidak aktif.

(frd/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK