Satu Ajudan Wagub Sumbar Positif Corona

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 21:15 WIB
Satu ajudan wagub Sumbar dinyatakan positif corona. Meski tidak menunjukkan gejala, dia tetap diisolasi di BPSDM Sumbar di bawah pengawasan tim medis. Ilustrasi virus corona. (iStockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang ajudan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat (Sumbar) positif Covid-19. Wagub Sumbar, Nasrul Abit meminta semua anggota staf, ajudan, dan keluarga, serta personel Satpol PP yang bertugas di rumah dinasnya untuk melakukan tes swab di rumah sakit.

Nasrul mengatakan bahwa ia dan ajudannya menjalani tes swab pada Selasa (4/8). Hasil tes dirinya negatif, sedangkan ajudannya positif.

Meski positif, ajudannya tidak menunjukkan gejala. Setelah dinyatakan positif, ajudan itu diisolasi di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumbar (BPSDM) di bawah pengawasan ketat tim medis.


Sejak Covid-19 melanda Sumbar, kata Nasrul, ia, keluarganya, ajudannya, dan orang-orang yang selalu berada dekat dengannya menjalani tes swab secara rutin. Ia melakukan hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena ia, sebagai wagub, sering berbaur dengan banyak orang di beberapa kesempatan.

"Kalau saya dan orang-orang yang dekat dengan saya, selain terus menjaga imun tubuh, olah raga, juga kita rutin tes swab karena banyak orang yang terpapar Covid-19 tanpa gejala," ucapnya, Rabu (5/8).

Nasrul mengimbau masyarakat provinsi itu untuk menaati dan menjalani protokol kesehatan. Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menganggap remeh Covid-19.

Sementara itu, ajudan yang dimaksud itu mengatakan bahwa ia tahu positif Covid-19 setelah menerima informasi dari Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Andani Eka Putra, Selasa (4/8) malam. Meski begitu, kondisinya sehat, bahkan mendekati kesembuhan.

"Kata Pak Andani, diperkirakan lima hari ke depan saya sudah bisa keluar dari BPSDM dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, tetapi tetap harus menjaga kesehatan, dan menerapkan protokol Covid-19," katanya.

Hingga kini kasus positif Covid-19 di Sumbar berjumlah 1.006 kasus. Sebanyak 776 orang di antaranya dinyatakan sembuh (77,1 persen dari total penderita) dan 34 orang meninggal dunia. 

(adb/ain)

[Gambas:Video CNN]