Kasus Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Penyidikan

CNN Indonesia | Kamis, 06/08/2020 20:10 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkap dalam penyidikan perkara ini polisi akan memanggil Anji dan Hadi Pranoto sebagai terlapor pekan depan. Mantan vokalis Drive, Anji, kini dikenal berkarier sebagai penyanyi solo dan juga menjadi pembuat konten. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan Laporan Polisi (LP) yang atas musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji dan Hadi Pranoto kini sudah naik ke penyidikan.

Tingkatan proses hukum itu naik setelah melalui serangkaian penyelidikan hingga gelar perkara.

"Jadi sudah naik ke tingkat penyidikan rencana tindak lanjut kita akan melengkapi lagi berkas perkara," kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8).


Yusri menerangkan dalam kasus ini, pihak pelapor yakni Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid pun sudah dimintai keterangannya guna membuktikan keabsahan barang bukti yang telah mereka lampirkan.

Yusri kemudian mengungkapkan, pihak kepolisian akan memeriksa dan memanggil beberapa ahli yang kompeten dalam bidangnya masing-masing.

"Kita akan memeriksa panggilan, pemeriksaan kepada saksi ahli, baik itu saksi ahli bahasa, kemudian dari Ikatan Dokter Indonesia, juga nanti kita akan panggil saksi ahli IT," ujar Yusri.

Selain itu, sambung dia, pekan depan polisi akan mulai melakukan panggilan kepada pemilik akun Youtube duniamanji yakni Anji itu sendiri.

"Setelah itu kita jadwalkan kita jadwalkan minggu depan kita upayakan minggu depan kita akan memanggil pemilik akun dari youtube duniamanji," ujar Yusri.

Mengenai surat panggilan resmi terhadap Anji, Yusri belum bisa memastikan tanggal pastinya.

"Kita jadwalkan minggu depan. Bisa saja kita layangkan besok bisa saja lusa. Yang penting minggu depan hadir di sini," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Muannas melaporkan Anji dan Hadi Pranoto terkait konten YouTube tentang penemuan obat herbal virus corona (Covid-19).

Laporan itu diterima dengan nomor LP/4358/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Agustus 2020.

Terkait laporan, Hadi Pranoto menyatakan akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia juga berencana akan melaporkan balik Muannas. Bahkan, Hadi juga menuntut ganti rugi kepada Muannas sebesar US$10 miliar.

Sementara itu, Anji meminta maaf karena telah memicu kegaduhan setelah mengunggah video wawancaranya dengan Hadi Pranoto.

Permintaan maaf tersebut dia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (4/8), setelah bertemu dengan tiga dokter yakni Tirta Mandira Hudhi, Widi Hadian dari JDN Indonesia, dan Fajri Addai dari IDI Jakarta Pusat.

"Maaf atas kegaduhan yang terjadi. Hasil pertemuan akan segera saya post," tulis Anji dalam unggahan itu.

(ndn/kid)

[Gambas:Video CNN]