Prabowo: Bukan Ketum, Gerindra Besar Berkat Suarakan Rakyat

CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 17:35 WIB
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yakin partainya semakin besar karena selama ini menyuarakan kehendak rakyat. Prabowo Subianto mengatakan Partai Gerindra semakin besar buka disebabkan faktor ketokohan, tetapi karena menjalankan kehendak rakyat (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengatakan partainya bisa semakin besar karena menyuarakan hati rakyat, bukan karena ketokohan dirinya sebagai ketua umum. Dia yakin Gerindra semakin besar karena sejalan dengan kehendak rakyat.

"Tapi yang tidak disadari banyak orang, yang tidak disadari diri kita, adalah kita besar, sebuah gerakan politik bisa besar kalau gerakan politik itu menyuarakan hati rakyat," kata Prabowo saat berpidato di Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra yang juga disiarkan secara daring, Sabtu (8/8).

"Bukan. Kita besar bukan karena ketua umumnya. Bukan karena tokoh-tokohnya," imbuhnya.


Dia kemudian membandingkan dirinya dengan ketua umum partai politik lain. Menurutnya, sosok ketua umum di partai politik lain lebih berkuasa, lebih hebat, lebih kuat, lebih rupawan dan lebih kaya dibanding dirinya.

Bahkan, Prabowo menyebut bahwa partai politik lain punya ketua umum yang memiliki pangkat lebih tinggi dari dirinya. Pernyataan Prabowo ini merujuk pada kepangkatan dirinya di TNI AD, di mana Prabowo pensiun dengan pangkat terakhir letnan jenderal (letjen).

"Ada juga ketua umum partai yang bintangnya lebih banyak dari ketua umum kalian. Aku dari kecil ingin bintang empat, dikasih bintang tiga, ya terima kasih. Lumayan bintang tiga daripada teman-teman saya yang masih letkol [letnan kolonel] atau kolonel," tutur Menteri Pertahanan (Menhan) itu.

Prabowo sempat memamerkan sejumlah capaian Gerindra lima tahun terakhir saat memaparkan laporan pertanggungjawabannya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra 2015-2020.

Ia mengatakan perolehan suara Gerindra pada pemilu 2019 naik 2,7 juta suara dibandingkan 2014. Dengan raihan itu, maka Gerindra sukses mengirimkan 78 kadernya ke Gedung Parlemen Senayan. Angka tersebut naik 6,85 persen dari perolehan Pemilu 2014 lalu, yaitu 73 kursi DPR RI.

"Mungkin kalau kita lebih piawai lagi, kalau kita lebih lihai lagi, kalau kita silatnya lebih indah lagi, mungkin suara bisa lebih. Tetapi ini adalah hasil jerih payah, hasil kerja keras, terutama hasil keberhasilan kita mengumandangkan harapan dan aspirasi rakyat Indonesia," tutur Prabowo.

Prabowo resmi menjadi Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020-2025. Keputusan ini diambil dalam KLB Partai Gerindra di Hambalang, Jawa Barat pada Sabtu (8/8).

"Dengan mengucap alhamdulillah maka kekosongan partai hanya berlangsung dua menit dan pimpinan kita akan mengetuk palu berarti kita telah memiliki ketua umum dan ketua dewan pembina. Bismillah," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani selaku pimpinan sidang KLB Gerindra sambil mengetok palu, Sabtu (8/8).

(mts/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]