Ridwan Kamil Daftarkan Diri Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Pemprov Jawa Barat, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 16:16 WIB
Ridwan Kamil turut mendaftar jadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China, oleh PT Bio Farma selaku BUMN di Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Dok. Pemprov Jabar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil turut mendaftar jadi relawan uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China, oleh PT Bio Farma selaku BUMN di Kota Bandung.

"Saya sudah mendaftar, (menjadi relawan vaksin) didaftarkan oleh tim kesehatan saya secara online. Jadi, kuitansi atau tanda bukti sudah ada nanti saya posting juga (di media sosial)," ucap Ridwan di Gedung Pakuan, Bandung, Senin (10/8).

Terkait kelayakan sebagai relawan uji klinis vaksin Bio Farma yang bekerja sama dengan Balitbangkes, BPOM, dan FK Unpad ini, Ridwan mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada penyelenggara. Meski sudah mendaftar, ia belum mengetahui kepastian jadi relawan, antara lain karena masih harus menunggu pengumuman dari sisi kesehatan.


"Kalaupun iya (bisa jadi relawan), saya laksanakan sesuai prosedur, tidak ada keistimewaan. Kalaupun tidak, saya permaklumkan karena ada faktor-faktor kesehatan yang diperhatikan," katanya.

Ridwan menegaskan, mendaftar sebagai relawan vaksin Covid-19 dilakukan agar masyarakat yakin bahwa uji klinis fase 3 ini dilakukan secara ilmiah.

"Jadi tidak ada istilah rakyat dikorbankan. Semua juga ikut. Maka, gubernur ikut dalam proses ini dan kalau berhasil, nanti saya sampaikan berhasil untuk diproduksi dan kalau tidak berhasil saya sampaikan kurang berhasil. Yakini bahwa pemerintah memberikan yang terbaik kepada masyarakat melalui proses yang kita tunggu-tunggu, yaitu hadirnya vaksin ini," ujar Ridwan.

Proses uji klinis vaksin Covid-19 tersebut akan berjalan selama enam bulan hingga akhir tahun 2020. Jika telah teruji dan mendapat izin edar, vaksin Sinovac akan diproduksi massal di awal 2021. Presiden Joko Widodo pun dijadwalkan meninjau langsung uji klinis fase 3 berupa penyuntikan vaksin perdana kepada para relawan di Bandung pada Selasa (11/8).

Sebelumnya, sembari menunggu tahapan uji klinis Ridwan telah meminta masyarakat untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun demi memutus rantai penularan Covid-19.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK