Ketua KPK Dorong Remaja Jadi Agen Perubahan Bangsa

KPK, CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 16:13 WIB
Firli Bahuri menyebut pembentukan kepribadian anak adalah tugas seluruh eksponen bangsa, termasuk KPK. Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mendorong para remaja untuk menjadi agen perubahan demi kemajuan bangsa. Bertepatan pada Hari Remaja Internasional yang jatuh pada 12 Agustus, ia mengatakan bahwa membentuk kepribadian anak bukan tugas orang tua semata, namun seluruh eksponen bangsa, termasuk KPK.

Di usia belasan, kata Firli, remaja memiliki pemikiran segar dan semangat tinggi sehingga dapat membentuk karakter dan kepribadian dengan nilai-nilai agama, moral, etika, dan kejujuran yang tinggi. Kelak, generasi yang berintegritas, pemberani, dan berakhlak mulia itu akan dapat menuntaskan beragam persoalan bangsa, salah satunya adalah korupsi.

KPK sendiri disebut Firli menjalankan Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat yang menyasar anak-anak hingga remaja. Melalui program edukasi antikorupsi yang dirancang sedemikian rupa agar selaras dengan usia anak, strategi ini bertujuan untuk membentuk pola pikir dan culture-set anak dan remaja.


"Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat adalah salah satu dari tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang merupakan core business KPK dalam pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable," kata Firli.

Ia meyakini, strategi ini dapat menjadi imun dan vitamin bagi remaja Indonesia agar tidak terjangkit virus korupsi, sekaligus sebagai penangkal pengaruh kuat laten korupsi serta perilaku koruptif yang telah berurat akar. Firli pun kembali menekankan, korupsi adalah penyakit kronis yang sudah ada sejak dahulu kala, namun bisa menghancurkan sebuah negara.

"Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti kalian para koruptor di negeri ini," ujar Firli tegas.

Firli mengatakan, dirinya memiliki impian korupsi dan perilaku koruptif musnah di Indonesia. Ia percaya, para remaja Indonesia dapat melindungi, memajukan kesejahteraan, dan mencerdaskan bangsa.

"Mulailah konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi uang jajan atau beli quota internet buat belajar online di rumah di masa pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya. Kepada para remaja Indonesia, saya berpesan, manfaatkan dan isi waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini," ungkap Firli.

(rea)