Polisi Usut Penggelapan Uang 'Otak' Penembakan Kelapa Gading

CNN Indonesia | Jumat, 28/08/2020 14:23 WIB
Polisi mendalami kasus dugaan penggelapan yang dilakukan dalang penembakan di Kelapa Gading dengan meminta keterangan dua saksi dari perusahaan korban. Ilustrasi kasus penggelapan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi memeriksa dua saksi untuk mendalami kasus dugaan penggelapan uang perusahaan yang dilakukan oleh NL, tersangka dalang penembakan di Kelapa Gading, Jakarta Utara. NL sendiri merupakan karyawan bagian keuangan di perusahaan bidang pelayaran milik Sugianto, korban penembakan.

"Kami sudah periksa dua saksi. Keduanya adalah orang perusahaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono saat dihubungi Jumat (28/8).

Namun, Wirdhanto tak mengungkapkan identitas dua saksi yang diperiksa itu. Dia hanya menyebut bahwa kedua saksi diduga mengetahui aksi penggelapan uang yang dilakukan oleh NL.


"Dugaan kami saksi itu tahu, nah dia kami mintai keterangannya," ucap Wirdhanto.

Pemilik perusahaan di bidang pelayaran, Sugianto menjadi korban penembakan yang terjadi di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8) lalu. Dia tewas dalam penembakan itu.

Dalam kasus ini, polisi meringkus 12 tersangka. Tersangka NL diketahui menjadi dalang dalam pembunuhan berencana ini lantaran merasa sakit hati dan takut dengan ancaman korban.

NL lantas meminta bantuan rekannya untuk menyusun rencana pembunuhan. Tak hanya itu, dia juga menyiapkan uang sebesar Rp200 juta untuk menyewa pembunuh bayaran.

Selain itu, keluarga korban lantas melaporkan NL ke Polres Metro Jakarta Utara terkait dugaan penggelapan uang pajak perusahaan.

Selama bekerja di perusahaan milik Sugianto, NL diduga menggelapkan uang pajak perusahaan yang mestinya disetorkan ke kantor pajak.

"Keluarga korban, pihak korban, merasa dirugikan sehingga membuat laporan polisi terkait penggelapan dalam jabatan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Sudjarwoko kepada wartawan, Rabu (26/8).

(dis/osc)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK