Kemenkes Klaster Covid Terbesar di DKI, Istana Minta Audit

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 13:33 WIB
Istana mendorong audit klaster perkantoran terkait status kantor Kemenkes sebagai klaster terbesar Covid-19 di DKI Jakarta. Ilustrasi KSP. (Foto: Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dany Amrul Ichdan menyarankan agar ada audit klaster perkantoran, termasuk Kementerian Kesehatan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya mengunggah data yang menunjukkan Kementerian Kesehatan sebagai salah satu kantor dengan kasus positif Corona Virus Disease (COVID-19) paling tinggi di Jakarta. Sebanyak 252 kasus tercatat di Kemenkes per Jumat (18/9).

"Segera perlu dibentuk tim kecil ahli untuk audit cluster perkantoran (Audit Environment safety)," kata Dany kepada CNNIndonesia.com, Jumat (18/9).


Dany menerangkan bahwa audit keamanan lingkungan nantinya bisa melihat sejauh mana tempat tersebut relevan menerapkan protokol kesehatan. Hasilnya dapat dijadikan bahan evaluasi untuk diterapkan di keadaan selanjutnya.

"Untuk melihat zonasi ruang, ventilasi, kapasitas dan utilisasi ruangan serta konsistensi penerapan protokol kesehatannya," jelas dia.

"Ini perlu baik di Kemenkes ataupun di perkantoran lainnya, agar regulasi baik infrastruktur inti maupun penunjang dapat lebih tepat dan konsisten di lapangan," lanjut dia.

Untuk jangka pendek, Istana mengimbau agar kantor tersebut dilakukan sterilisasi. Kemudian memastikan setiap sistem udara di kantor tidak menjadi sumber penyebaran Covid-19.

"Solusi yang urgent saat ini lakukan sterilisasi penyemprotan dan memastikan sumber-sumber ventilasi seperti AC, jendela, exhaust aman," beber dia.

Langkah ini, kata Dany, perlu dilakukan oleh kantor pemerintah sebagai contoh untuk kantor swasta lainnya. Mengingat kluster perkantoran adalah kluster yang disoroti beberapa waktu terakhir karena penyebaran yang massal.

"Kantor pemerintah harus menjadi pionir dalam pelaksanaan audit environment safety agar menjadi pantutan atau role model bagi kegiatan perkantoran pada umumnya untuk mencegah cluster perkantoran lebih luas lagi," tutup dia.

Sebelumnya, per Jumat (18/9), terdapat 252 kasus corona yang tercatat di klaster perkantoran di Kementerian Kesehatan berdasarkan data dari situs https://covid.jakarta.go.id. Kementerian Kesehatan menduduki posisi pertama di Jumlah menjadikannya klaster terbesar di DKI Jakarta.

Selain Kemenkes, ada Kemenhub dengan 175 kasus covid, dan KPK di urutan ketiga dengan 106 kasus baru positif corona.

(CTR/arh)

[Gambas:Video CNN]