Menag Positif Corona, Jokowi Sudah Tak Bertemu 2 Bulan

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 10:32 WIB
Pihak Istana Kepresidenan memastikan Presiden Jokowi sudah tak bertemu tatap muka secara langsung dengan Menag Fachrul Razi. Istana Kepresidenan memastikan bahwa Presiden Jokowi sudah lama tak bertemu langsung dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang positif corona (Muchlis JR - Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan Presiden Joko Widodo sudah lama tak bertemu tatap muka dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Sejumlah rapat bersama para menteri selama ini digelar secara virtual melalui video conference.

"(Menag) Enggak ketemu dengan bapak (Jokowi). Sudah lama enggak ketemu, sudah 1-2 bulan," ucap Heru kepada wartawan, Senin (21/9).


Heru memastikan Jokowi tetap rutin melakukan tes swab covid-19. Selain itu, jika menggelar rapat tatap muka dengan para menteri, Jokowi juga menggunakan masker dan face shield atau pelindung wajah.

"Swab tetap rutin. Pak presiden kan juga tetap jaga jarak, pakai face shield, terus ruangan di istana kebuka semua enggak pakai AC," tuturnya.

Fachrul dikabarkan terkonfirmasi positif covid-19. Meski demikian, Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal mengatakan saat ini kondisi fisik Fachrul dalam keadaan baik.

"Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan," kata Kevin di dalam keterangan resminya, Senin (21/09).

Fachrul tengah menjalani proses isolasi dan istirahat. Hal itu merupakan bagian dari wujud komitmen Fachrul dalam menaati peraturan protokol kesehatan dan memutus mata rantai kemungkinan penyebaran.

Fachrul jadi menteri ketiga dalam Kabinet Indonesia Maju yang positif terinfeksi virus corona setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri KKP Edhy Prabowo.

Sejauh ini telah ada 244.676 kasus positif di Indonesia per Minggu kemarin (20/9). Dari jumlah tersebut, 177.327 di antaranya sembuh dan 9.553 meninggal dunia.

(psp/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]