Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Keruk Lumpur Waduk Ria Rio

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 18:38 WIB
Sebanyak 15 alat berat diturunkan untuk mengeruk lumpur di waduk Ria Rio, Jakarta Timur untuk mengantisipasi banjir. Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta adakan Kegiatan gerebek lumpur di waduk ria rio, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengambil langkah antisipasi banjir dengan mengeruk lumpur di sejumlah sungai dan waduk.

Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Juaini menerangkan pada fase pertama, pengerukkan dilakukan di di Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Pengerukan telah dilakukan sejak bulan Maret. Dengan dilaksanakannya kegiatan Grebek Lumpur, diharapkan pencegahan banjir dapat dilakukan secara maksimal," kata Juaini di Jakarta, Senin (21/9).


Juani menuturkan sebanyak 15 alat berat berupa eskavator dikerahkan untuk melakukan pengerukan lumpur di waduk Ria Rio hari ini.

"Kegiatan ini kita lakukan secara massif. Mulai dari saluran mikro, saluran makro, kali-kali PHB, kali-kali besar maupun waduk," terang Juaini.

"Ini kita lakukan untuk mencegah atau pun mengurangi adanya genangan nanti di musim hujan. Meskipun ini di tengah kondisi Covid-19, petugas-petugas dari sudin maupun dinas tetap melaksanakan kegiatan," lanjut dia.

Di tempat yang sama, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menyampaikan bahwa antisipasi banjir masih menjadi salah satu program prioritas DKI. Program prioritas ini, kata Yusmada, masih tetap berjalan meski di tengah masa pandemi.

"Pengerukan ini sudah dilakukan sejak bulan Maret dan April. Dan ini sesuai arahan Pak Gubernur, bahwa urusan banjir tetap menjadi prioritas yang harus ditangani," jelas Yusmada.

Yusmada memastikan bahwa program yang berjalan ini juga memperhatikan protokol kesehatan. Dalam acara ini para personel yang hadir wajib melakukan 3 M, yaitu Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin di tempat yang telah disediakan.

Rencananya kegiatan serupa akan dilakukan di sejumlah waduk ataupun sungai di Jakarta untuk mengantisipasi banjir.

"Pada fase selanjutnya, Grebek Lumpur akan dilakukan di sungai, waduk, dan danau di DKI Jakarta. Selain itu, dalam upaya pencegahan banjir, Dinas SDA juga telah melakukan pembangunan sumur resapan, optimalisasi alat berat, serta penyiagaan sekitar 8.000 personel Pasukan Biru," tutup dia.

(ugo)

[Gambas:Video CNN]