Siswa Belum Terima Kuota Gratis Bisa Daftar Lagi Oktober

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 11:30 WIB
Kemendikbud akan kembali membuka pendaftaran pada Oktober nanti bagi siswa, guru, dosen, dan mahasiswa yang belum mendapat kuota gratis. Ilustrasi siswa belajar secara daring di masa pandemi. (CNNIndonesia/SafirMakki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Siswa, guru, dosen maupun mahasiswa yang belum mendapat subsidi kuota gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat kembali mendaftarkan diri untuk menerima kuota pada Oktober nanti.

Ada 27,3 juta penerima yang mendapat subsidi kuota bulan ini. Mereka adalah yang datanya sudah masuk ke Data Pokok Pendidikan dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, lengkap dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan lolos verifikasi dan validasi.

"Apabila pada tahap kedua tidak masuk ke dalam data yang diverifikasi dan validasi, maka tidak akan mendapat kuota data internet pada bulan yang bersangkutan, tetapi masih dapat diberikan untuk kuota data internet untuk bulan berikutnya," dikutip dari situs kuota-belajar.kemdikbud.go.id, Rabu (30/9).


Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie menjelaskan hanya peserta yang sudah terverifikasi dan tervalidasi sejak September yang bakal menerima kuota selama empat bulan.

Jika ada siswa, guru, dosen maupun mahasiswa yang belum lolos verifikasi dan validasi atau belum mendaftar untuk kuota gratis, maka tidak akan mendapat bantuan kuota lengkap empat bulan.

"Kalau misalnya masuk lagi Oktober jadi 35 juta penerima, 35 juta itu bakal dapat tiga bulan. November ada lagi jadi 45 juta penerima, ya 45 juta itu akan dapat dua bulan," katanya melalui konferensi video, Selasa (29/9).

Ia menjelaskan ini karena anggaran yang disiapkan untuk subsidi kuota berakhir pada akhir tahun, sehingga penyalurannya tidak bisa dilakukan di atas tahun 2020.

Namun ia menegaskan dana Rp7,2 triliun yang dianggarkan untuk program ini akan dipakai sesuai kebutuhan. Sehingga pihaknya memastikan tidak akan menyalahgunakan anggaran tersebut jika realisasi kuota tak sesuai target.

"Kami pastikan kalau ada sisa, enggak sesuai perencanaan kami, enggak dieksekusi lima juta misalnya atau hanya tiga bulan, kami pastikan uang itu kembali ke negara," lanjutnya.

Hari ini merupakan tahap terakhir penyaluran subsidi kuota di bulan September 2020. Penyaluran selanjutnya akan dimulai 22-24 Oktober untuk tahap pertama, dan 28-30 Oktober untuk tahap kedua.

Untuk mendaftarkan diri, peserta tinggal melaporkan nomor handphone kepada sekolah atau kampus. Nomor HP harus dinyatakan aktif, dan peserta harus tercatat di Dapodik dan PDDikti, serta mengikuti pembelajaran tahun ajaran ini.

(fey/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK