Satgas Sebut Kasus Aktif Covid-19 Turun, DKI Masih Terbanyak

CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2020 00:10 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 menengarai kasus aktif virus corona terus menurun. Per 11 Oktober, rasio orang sakit dibanding terinfeksi 19,17 persen. Satgas Penanganan Covid-19 menengarai kasus aktif virus corona secara proporsi terus menurun. Per 11 Oktober, rasio orang sakit dari terinfeksi 19,17 persen. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan proporsi kasus aktif secara nasional terus mengalami penurunan sejak Maret hingga 11 Oktober ini.

Kasus aktif sendiri merupakan orang dengan konfirmasi positif yang masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit atau isolasi mandiri.

"Kasus aktif secara proporsi terus mengalami penurunan, perhitungannya dengan menjumlah orang sakit dibagi orang terinfeksi, per 11 Oktober ini ada 19,17 persen. Kita lihat trennya menurun dari Maret-Oktober ini," kata Dewi dalam dialog 'Covid dalam Angka: Kabupaten Kota dengan Kasus Aktif' di Youtube BNPB, Rabu (14/10).


Meski diklaim turun, masih ada 12 kabupaten kota atau 2,32 persen yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus. Sebaran kasus aktif tersebut terbanyak berasal dari wilayah perkotaan, lima kota di DKI Jakarta, termasuk dalam kategori ini.

Sebaran kasus aktif terbanyak berasal dari Kota Jakarta Timur dengan 2.600 kasus aktif, berlanjut di Kota Jakarta Selatan 2.439 kasus, Kota Pekanbaru 2.330 kasus, Jakarta Barat 2.248 kasus, dan Jakarta Pusat 2.009 kasus.

Lalu ada Kota Padang 1.855 kasus, Kota Jayapura 1.751 kasus, Kota Bekas 1.688 kasus, Kota Depok 1.606 kasus, Kabupaten Bogor 1.374 kasus, Jakarta Utara 1.194 kasus, dan Kota Ambon 1.126 kasus.

"Dia berpusat di perkotaan, semuanya kota kecuali satu itu Kabupaten Bogor, artinya apa, implikasinya ke kesiapan kita dalam penanganan, bagaimana kita mengendalikan penularan, dan memutus rantai penularan di wilayah ini supaya tidak terjadi tambahan kasus," kata Dewi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, ada sekitar 70 persen kasus aktif di bawah 100 kasus. Rinciannya, 166 kabupaten (kab)/kota atau 32,30 persen memiliki kasus aktif 11-50 kasus, 114 kab/kota atau 22,18 persen kasus aktifnya 1-10 kasus, 82 kab/kota atau 15,95 persen, 51-100 kasus.

"Ini untuk melihat besaran masalah di sebuah wilayah, berapa banyak sih orang yang harus didorong untuk sembuh, dan berapa sih jumlah penanganan kesehatan yang harus kita siapkan seperti RS, dokter, perawat, labora, karena ini kan sedang sakit," tutur Dewi.

Secara nasional, kasus positif covid-19 hingga Selasa (13/10) berjumlah 340.622 kasus, 263.296 sembuh, dan 12.027 kasus kematian.

(mln/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK