Pandemi, Tiga Babak Duel Bobby-Akhyar Digelar Tanpa Pendukung

CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2020 20:56 WIB
KPU Medan akan menggelar tiga kali debat paslon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan Bobby Nasution-Aulia Rachman tanpa dihadiri pendukung akibat Covid-19. Debat antara paslon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (kiri) dan Bobby Nasution-Aulia Rahman akan digelar tiga kali secara terbatas. (Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Medan, CNN Indonesia --

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan bakal menggelar tiga kali debat dua pasangan calon (Paslon) Pilkada Medan, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung pada 7 November, 21 November, dan 5 Desember 2020.

"Jadi debat Paslon itu digelar sebanyak tiga kali. Sudah kami tetapkan cuma belum sounding ke paslon. Rencananya itu tanggal 7, tanggal 21 November dan tanggal 5 Desember," kata Komisioner Divisi Teknis KPU Medan, M Rinaldi Khair, kepada CNNndonesia.com, Kamis (15/10).


Ia menyebut materi debat publik tersebut yakni pendalaman atau penjabaran visi dan misi paslon soal kesejahteraan masyarakat, kemajuan daerah, peningkatan pelayanan ke masyarakat, dan penyelesaian persoalan daerah.

Kemudian, sinkronisasi pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional, dan upaya memperkokoh negara kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.

Selain itu, debat juga memuat materi kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Virus Corona.

"Nantinya KPU Medan akan mengundang para ahli atau kalangan profesional atau akademisi dari masing-masing bidang untuk membahas materi debat tersebut," ungkapnya.

Rinaldi menegaskan debat kandidat akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi.

Karena masih dalam masa pandemi, lanjutnya, KPU membatasi kehadiran di lokasi debat. Yakni, dua pasangan calon, tim kampanye paslon masing-masing empat orang, para komisioner KPU Medan, dan komisioner Bawaslu Medan.

Tentunya debat kandidat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19.

"Jadi debat akan disiarkan secara langsung di televisi. Paslon tidak boleh ada yang membawa pendukung. Pimpinan parpol juga tidak ikut," kata dia.

"Dalam debat tidak boleh membawa alat peraga atau atribut kampanye, meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada paslon tertentu yang dapat mengganggu ketertiban acara debat serta melakukan intimidasi melalui ucapan atau tindakan," paparnya.

Diketahui, Pilkada Medan mempertemukan Paslon nomor urut 01 Akhyar Nasution-Salman Alfarisi yang diusung Partai Demokrat dan PKS.

Rivalnya, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, yang berpasangan dengan kader Gerindra Aulia Rachman, mendapat nomor urut 02. Paslon ini diusung 8 partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, Partai NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI.

Pilkada Tangsel

Terpisah, calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1 Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berjanji akan menggratiskan pemberian vaksin Virus Corona (Covid-19) bagi masyarakatnya bila terpilih.

Infografis Partai Langgar Protokol Corona di PilkadaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Perempuan yang akrab disapa Sara itu menyatakan program tersebut sebagai fokus menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi dalam program prioritas 100 hari pertama kerja.

"Muhamad-Saraswati akan fokus pada penanggulangan Covid-19 dengan vaksinasi Covid-19 secara gratis bagi seluruh warga Tangsel," kata dia, dalam keterangan resminya, Kamis (15/10).

Selain menggratiskan vaksin, keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menjanjikan beberapa program penanganan virus corona lainnya ketika penjabat.

Di antaranya pengolahan limbah beracun Corona hingga optimalisasi program promotif dan preventif untuk pencegahan corona di semua Puskesmas dan Rumah Sakit di Tangsel.

"Kita akan mengaktifkan BPJS untuk semua rumah sakit di Tangsel" kata Sara.

(fnr/thr/arh)

[Gambas:Video CNN]