Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Natuna

CNN Indonesia | Minggu, 18/10/2020 23:26 WIB
Bakamla menyebut kedua kapal asal Vietnam yang ditangkap karena mencuri ikan di Natuna kini berada di Selat Lampa, untuk pemeriksaan lebih lanjut Bakamla berhasil menangkap dua kapal Vietnam pencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Ilustrasi (ANTARA FOTO/M N Kanwa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla, Kolonel Wisnu Pramandita menyatakan pihaknya menangkap 2 kapal asing pencuri ikan asal Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (17/10) sore.

Wisnu mengatakan penangkapan dilakukan saat prajurit Bakamla di KN Pulau Nipah merasa janggal dengan kapal asal Vietnam tersebut.

"Setelah didekati kemudian diketahui adalah kapal ikan Vietnam," kata Wisnu dalam keterangan resminya, Minggu (18/10).


Merespon itu, kata Wisnu, Komandan KN Pulau Nipah Letkol Anto Hartanto memerintahkan prajuritnya untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Pihaknya berhasil mengamankan kapal beserta anak buah kapal (ABK) dan muatannya.

Dari pemeriksaan awal, kapal tersebut memuat ikan campur yang total muatannya belum diketahui. Kapal dengan nama lambung MV O 704 itu berisi 22 orang ABK.

"Yang seluruhnya berasal dari Vietnam," ujar Wisnu.

Selaini itu, Wisnu menyebut KN Pulau Nipah kembali menangkap kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam dengan nama lambung MVO 097 sekitar 4 jam kemudian.

Wisnu mengatakan kapal ini turut memuat sejumlah ikan campur dan memiliki 3 orang ABK.

"Hingga saat ini, kedua kapal berada di Selat Lampa, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Wisnu.

Sebelumnya, Bakamla menggelar patroli rutin di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEE-I) yakni di wilayah Laut Natuna Utara atau Laut China Selatan (LCS).

Situasi di kawasan LCS kembali memanas seiring konflik Amerika Serikat-China di wilayah itu. Kapal Bakamla dan TNI AL dikerahkan untuk menunjukkan kehadiran Indonesia di zona kedaulatan NKRI.

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]