Polisi Selidiki CCTV di Kamar Pasien Isolasi Covid RSUD Dompu

CNN Indonesia | Jumat, 22/01/2021 00:40 WIB
Polres Dompu melakukan investigasi penyelidikan terkait tersebarnya video CCTV adegan mesum pasien di ruang isolasi Covid-19 RSUD Dompu, NTB. Ilustrasi ruang perawatan pasien Covid-19. (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Dompu melakukan investigasi penyelidikan terkait tersebarnya video CCTV yang memperlihatkan adegan mesum di ruang isolasi pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, Nusa Tenggara Barat dalam beberapa waktu terakhir.

Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Ivan Roland C menuturkan bahwa hingga saat ini penyidik masih mendalami terkait tersebarnya rekaman gambar CCTV yang diambil ulang tersebut ke media sosial dan masyarakat luas.

"Iya benar tuh, kita lagi lidik. Saat ini sedang periksa saksi-saksinya.Itu ruang isolasi pasien Covid yang ada di belakang posisinya," kata Ivan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).


Ivan menjelaskan bahwa hingga saat ini penyidik belum dapat memastikan identitas dari kedua orang pemeran video asusila itu. Termasuk, apakah kedua pemeran tersebut merupakan pasien Covid-19 ataupun tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit itu.

Kata dia, penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan bagaimana video tersebut dapat tersebar dan diambil dari gambar CCTV.

"Sementara ini belum bisa memastikan gitu, nanti ktia cocokan di kamar sekian ini pasien siapa gitu. Nomor berapa, pasien siapa gitu. Jadi gak ada manipulasi data ya," tambah dia.

Dalam hal ini, dia menerangkan bahwa rekaman CCTV tersebut tak mungkin tersebar karena memang merupakan privacy milik rumah sakit tersebut.

Pasalnya, apabila rekaman yang bersifat rahasia itu dapat terekam dan dibeberkan ke publik, maka kata dia pasien dapat merasa tidak nyaman untuk beraktivitas dalam ruangan isolasi itu.

"CCTV itu kan termasuk rahasia privacynya rumah sakit. Andaikan kalau pasien Covidnya perempuan saja lagi ganti baju berarti bisa dong diakses orang orang. Apalagi ada indikasi seperti itu," ujar Ivan menerangkan.

Sejauh ini, polisi sudah mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang berasal dari rumah sakit tersebut. Beberapa diantaranya merupakan pegawai yang bertugas saat kejadian itu diduga sedang terjadi.

"Ada beberapa orang sudah kami mintai keterangannya. Dari staffnya operator CCTV sama yang jaga pada saat itu," tandas dia.

(mjo/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK