PDIP Sambut Masyumi Reborn: Semoga Perkukuh Persatuan

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 13:55 WIB
PDIP mengaku menerima tiap kekuatan politik baru yang muncul sepanjang menerima Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) menyambut baik pendirian kembali Partai Masyumi yang telah dideklarasikan secara resmi oleh sekelompok orang pada Sabtu (7/11).

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah berharap pendirian kembali Masyumi dapat semakin memperkukuh semangat persatuan dan kesatuan demi kejayaan Indonesia.

"Selamat datang Partai Masyumi baru semoga semakin memperkukuh semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia di masa yang akan datang," ucap Basarah kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/11).


Basarah menyatakan PDIP senantiasa menyambut baik kehadiran setiap kekuatan sosial politik baru, baik yang berbentuk organisasi kemasyarakatan (ormas) maupun partai politik, sepanjang menerima Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai partai politik yang memegang teguh prinsip nasionalisme religius, menurutnya, PDIP akan menempatkan kehadiran parpol baru sebagai bagian dari kreativitas elemen bangsa yang akan menjadi mitra berdemokrasi yang sehat dan teman dalam pembangunan bangsa yang saling melengkapi agar demokrasi semakin berkualitas.

"Namun, harus tetap dalam koridor etika dan hukum yang berlaku sesuai prinsip demokrasi dan nomokrasi yang telah kita anut bersama," ucap Wakil Ketua MPR itu.

Sebelumnya, sekelompok orang mendeklarasikan pendirian kembali Partai Masyumi. Deklarasi digelar pada Sabtu (7/11), bertepatan dengan 75 tahun pendirian Masyumi.

Menyikapi, PPP dan PKS mengaku tidak khawatir dengan pendirian kembali Partai Masyumi.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi menyatakan segementasi pemilih partainya dan Masyumi berbeda.

"PPP tidak khawatir dengan itu karena kita punya segmentasi pemilih yang berbeda," kata pemilik sapaan akrab Awiek itu kepada wartawan, Senin (9/11).

Senada, politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan partainya memiliki segmentasi pemilih dan kaderisasi yang berbeda dengan Masyumi. Menurutnya, PKS tidak melihat Masyumi sebagai partai politik pesaing di masa mendatang.

"PKS tidak melihat Masyumi sebagai saingan," ujarnya.

(mts/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK