PILKADA SURABAYA

Kecewa Sikap DPP, Simpatisan PDIP Dukung Machfud Arifin

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 02:11 WIB
Simpatisan PDIP yang menamakan diri Banteng Kekaton mendeklarasikan dukungan kepada Machfud Arifin-Mujiaman di Pilkada Surabaya. Paslon Pilkada Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman mendapat dukungan dari simpatisan PDIP yang sakit hati (ANTARA FOTO/MOCH ASIM)
Surabaya, CNN Indonesia --

Ratusan orang yang mengklaim dirinya simpatisan PDIP mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 02 Pilkada Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. Mereka menamakan diri sebagai kelompok Banteng Kekaton.

Diketahui, PDIP mengusung Eri Cahyadi-Armudji di Pilkada kota Surabaya. Bukan Machfud-Mujiaman yang didukung oleh Banteng Kekaton.

"Kami memilih menolak mendukung Eri Armuji pada saat ini. Sebaliknya, kami mengalihkan suara untuk memenangkan Machfud-Mujiaman walaupun kawan dan rekan kami memilih jalan yang lain," kata Ketua Deklarasi Banteng Ketaton, Andreas Widodo, Minggu (8/11).


Tak hanya mendeklarasikan dukungan, Banteng Kekaton juga menjanjikan bakal menyumbang elektoral 40 persen suara PDIP kepada duet Machfud-Mujiaman.

Di tempat yang sama, penggagas Banteng Ketaton Surabaya, Sunardi mengatakan deklarasi dukungan ini adalah bentuk pembangkangan terhadap keputusan DPP PDIP yang mengusung Eri-Armudji di Pilkada Surabaya.

"Kami, Banteng Ketaton Surabaya akan menunjukkan ke publik, masyarakat atau warga PDI Perjuangan Surabaya ternyata ada yang melawan dan tidak setuju dengan Eri dan Armuji," kata dia.

Acara deklarasi dipilih di Jalan Raya Pandegiling karena dinilai memiliki nilai historis.

Kader Senior PDIP Kota Surabaya Mat Muchtar mengatakan tempat deklarasi ini mengingatkannya pada salah satu tokoh pendiri PDIP Sutjipto yang merupakan ayah dari Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

DPP PDIP sendiri memutuskan untuk tidak mengusung Whisnu Sakti Buana di Pilkada Surabaya, tetapi mengusung Eri Cahyadi yang selama ini berkarir sebagai PNS di Pemkot.

"Siapapun yang pernah dibantu Pak Tjip, yang menjadi anak buahnya, mari bersama-sama menangkan Machfud. Karena kita semua tersakiti. Kita semua banteng lama tersakiti karena tidak diturunkan rekom pada Whisnu Sakti," kata Mucthar.

Sementara itu, Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin mengaku senang mendapatkan dukungan simpatisan PDIP di Surabaya yang mengatasnamankan dirinya, Banteng Ketaton Kota Surabaya. Dia mengaku merinding.

"Saya senang dan bangga, hari ini saya merasa merinding bulu kuduk saya melihat para senior yang merasa tersakiti perjuangannya. Kita doakan keluarga Pak Tjip diberikan tempat yang layak, beliau pejuang demokrasi untuk Indonesia," ujarnya.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono Namun yang bersangkutan masih belum bisa memberikan tanggapan.

(frd/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK