HUT Partai NasDem, Jokowi Soroti Komunikasi UU Cipta Kerja

CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 19:15 WIB
Pada HUT Partai NasDem, Presiden Jokowi menyoroti soal komunikasi UU Cipta Kerja sebagai bentuk perubahan yang kerap menimbulkan kekhawatiran. Presiden Jokowi menyoroti UU Cipta Kerja dalam HUT Partai NasDem. (Foto: Lukas-Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo menyoroti persoalan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dalam HUT Partai NasDem seperti yang disiarkan Metro TV, Rabu (11/11).

Jokowi mengatakan bahwa setiap perubahan atau restorasi tak selalu terkomunikasi dengan baik. Menurutnya, restorasi kerap disalahartikan banyak orang karena tidak disampaikan dengan baik.

"Setiap perubahan setiap restorasi, apalagi restorasi besar-besaran sering kali menimbulkan kekhawatiran dan salah pengertian, apalagi tidak terkomunikasikan dengan baik dalam waktu yang memadai," kata Jokowi.


Restorasi itu merujuk ke penerbitan UU Cipta Kerja yang berpolemik di publik.

Jokowi menuturkan, penerbitan UU Cipta Kerja justru memberi peluang kerja bagi masyarakat luas.

Salah satunya melalui keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"UMKM harus kita berdayakan semaksimal mungkin, peluang kerja harus kita ciptakan sebanyak mungkin. Itulah semangat dari penerbitan UU Cipta Kerja," tuturnya.

Jokowi mengatakan, keberadaan UU tersebut sekaligus untuk mempercepat industrialisasi dalam negeri serta memperkuat sektor strategis terutama bidang pangan, kesehatan, dan energi.

Menurutnya, Indonesia memang harus memahami bahwa persaingan di berbagai bidang itu membutuhkan kecepatan.

Untuk itu, setiap peluang yang terjadi di tengah pandemi virus corona (covid-19) juga harus diambil.

Salah satunya terkait fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) dari pemerintah Amerika Serikat. Sistem ini memungkinkan Indonesia memasukkan barang ke AS dengan biaya yang murah.

"Kita memperoleh fasilitas keringanan dan pembebasan bea masuk barang Amerika ke Indonesia," ucap Jokowi.

Dengan demikian, ia meyakini produk UMKM dalam negeri bisa bersaing dengan produk negara lain dan memperoleh kepercayaan besar dari masyarakat internasional.

(psp/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK