Ribuan Rumah Terendam Banjir Setinggi 1 Meter di Maluku

CNN Indonesia | Senin, 23/11/2020 22:26 WIB
Banjir terjadi di Maluku, terparah di Seram Bagian Timur, akibat curah hujan yang tinggi hingga sungai tak bisa menampung debit air. Ilustrasi banjir. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Ambon, CNN Indonesia --

Ribuan rumah warga terendam banjir di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku pada Senin (23/11). Permukiman warga yang paling parah terdampak banjir yakni di Pasar Baru Timbul Tenggelam, Pantai Tikus, Wai Gondar, kawasan Limumir, dan Kampung Buton, Kecamatan Kota Bula, Seram Bagian Timur.

"Semua wilayah yang terdampak banjir berada dalam Kota Bula, Seram Bagian Timur," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur, Usman Keliobas Senin (23/11).

Menurut Usman, banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi di wilayah pegunungan Kota Bula selama kurang lebih dua jam, yaitu sepanjang pukul 13.00-15.00 WIT.


Sungai Kabur-kabur yang berada di tengah Kota Bula, kata dia, tak mampu menampung debit air hujan, sehingga meluap dan merendam ribuan rumah warga. Saluran air yang tersumbat akibat sampah warga juga turut menjadi faktor terjadinya banjir.

"Ketinggian [genangan] air [akibat] hujan mencapai satu meter," ucap dia.

BPBD Seram Bagian Timur masih melakukan pendataan rumah warga yang terendam banjir. Data sementara yang terkumpul menyatakan ada ribuan rumah yang terendam.

Hingga pukul 16.00 WIT, banjir mulai berangsur surut dan warga pun mulai melakukan pembersihan sisa-sisa Lumpur dan Batu akibat banjir.

Usman memastikan kondisi warga yang terkena banjir dalam kondisi sehat, terutama anak-anak dan lansia. Mereka juga tak mengungsi karena banjir yang merendam secepat surut.

"Anak-anak, Lansia dan orang dewasa aman-aman saja, bersyukur banjir terjadi pada siang hari, bukan pada malam hari sehingga warga masih leluasa menyelamatkan diri lebih awal, tak ada korban jiwa," ujar dia.

(sai/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK