Gatot Terima Penghargaan Jokowi: Tak Akui Rakyat Jika Menolak

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 23:50 WIB
Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo mengungkapkan beberapa alasan tetap menerima Bintang Mahaputera. Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengklaim tak bisa menolak penghargaan Bintang Mahaputera yang diberikan Presiden Joko Widodo (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo mengaku dirinya tak bisa menolak penghargaan Bintang Mahaputera yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

Dia merasa sama saja tidak mengakui keberadaan rakyat dan negara jika menolak penghargaan tersebut.

"Penghargaan itu diberikan oleh negara, negara itu ada rakyat, ada pemerintah, wilayah, ada pengakuan. Empat [hal] yang memberikan penghargaan itu yang disebut negara," kata Gatot dalam konferensi pers virtual, Kamis (26/11)


"Tidak mungkin saya tolak itu. Kalau saya tolak berarti saya tidak mengakui rakyat Indonesia yang memberikan itu kepada saya, tidak mengakui wilayah Indonesia, tidak mengakui pemerintah," tambahnya.

Gatot juga merasa penghargaan Bintang Mahaputera tidak hanya diberikan kepada dirinya, tetap juga kepada seluruh Prajurit TNI yang masih aktif mau pun yang sudah pensiun.

Diketahui, Gatot diberikan penghargaan sebagai jasanya selama menjabat sebagai Panglima TNI.

"Itu untuk mereka yang sudah mengorbankan pikiran tenaga keringat darah bahkan nyawa untuk melindungi negara," kata Gatot.

Gatot tidak hadir di Istana Negara saat proses pemberian Bintang Mahaputera dilakukan Presiden Jokowi. Kala itu, Gatot beralasan saat ini masih dalam kondisi pandemi virus corona.

Kini, dia menjelaskan alasan lain mengapa tidak hadir saat Jokowi memberikan langsung penghargaan tersebut.

"Alasan yang ketiga ini alasan yang sangat pribadi yang saya sampaikan kepada Presiden, antara lain adalah bahwa saya pernah menerima perintah negara yang disampaikan oleh bapak Presiden kepada saya," kata Gatot.

"Hingga saya purna tugas, saya belum bisa menyelesaikan perintah negara tersebut, dan saya berharap dan tentunya berdoa segera diselesaikan oleh penerus saya," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan penghargaan Bintang Mahaputera kepada 71 orang. Salah satunya adalah Gatot. Namun, ia tidak hadir saat diundang ke Istana untuk menerima Bintang Mahaputera itu.

Namun demikian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menyatakan bahwa Gatot tetap menerima Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo meski tak hadir dalam acara penyematan pada Rabu (11/11).

(yoa/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK