PDIP Pastikan Berhentikan Tidak Hormat Wali Kota Cimahi

CNN Indonesia | Jumat, 27/11/2020 17:33 WIB
Setelah terjaring operasi tangkap tangan KPK, secara otomatis status Ajay Muhammad Priatna diberhentikan dari partai yang diikutinya yakni PDI Perjuangan. Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna yang juga Ketua DPC PDIP. (Foto: www.cimahikota.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Syaiful Hidayat memastikan partainya akan memberhentikan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang juga Ketua DPC PDIP Kota Cimahi dengan tidak hormat.

Menurut dia, pemberhentian dari partai itu secara otomatis langsung diberlakukan.

"Yang jelas yang bersangkutan pasti diberhentikan dengan tidak hormat," kata Djarot kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/11).


"Secara otomatis langsung diberhentikan," imbuhnya.

Djarot pun menyampaikan, PDIP tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Ajay yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini terkait dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit di Cimahi.

"Partai tidak akan memberikan bantuan hukum," ucap Djarot.

Petugas KPK diketahui melakukan operasi tangkap tangan terhadap Ajay dan menyita uang sebesar Rp420 juta, Jumat (27/11).

Belum diketahui pasti berapa nilai korupsi dalam kasus yang membelit kepala daerah ini. Lembaga antirasuah juga belum mengungkap siapa saja pihak yang turut ditangkap bersama Ajay.

Ajay menjabat Wali Kota Cimahi sejak 22 Oktober 2017. Sebelum masuk dunia politik, ia merupakan pengusaha dan pernah menjabat Ketua HIPMI Jabar.

KPK juga pernah mengusut dugaan korupsi Wali Kota Cimahi sebelumnya, Atty Suharti pada 2016. Saat itu, Atty ditetapkan sebagai tersangka suap bersama suaminya, M Itoch Tochija terkait pembangunan pasar.

(mts/nma/NMA)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK