Cegah Konflik Pilkada, GP Ansor Kerahkan Jutaan Banser

CNN Indonesia | Jumat, 27/11/2020 19:06 WIB
GP Ansor mengklaim bakal bekerja sama dengan TNI dan Polri menjaga kekondusifan situasi saat pemungutan suara 9 Desember mendatang. GP Ansor mengerahkan Banser di berbagai wilayah untuk mencegah konflik Pilkada 2020 (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama bakal mengerahkan jutaan kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mencegah konflik selama pelaksanaan Pilkada 2020 terutama pada pemungutan suara pada 9 Desember mendatang.

Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada pihak-pihak tertentu agar tidak membuat situasi menjadi tidak kondusif.

"Kepada para 'penumpang gelap' jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP Ansor dan Banser akan bersama-sama TNI/Polri melawan setiap bentuk upaya memecah belah persatuan dan kesatuan," tegas Yaqut dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/11).


Dalam waktu dekat, GP Ansor juga akan menggelar apel kebangsaan yang akan digelar secara virtual. Apel digelar untuk mengonsolidasikan kader.

Apel rencananya akan digelar pada Minggu (29/11) diikuti seluruh kader Banser se-Jawa. Yaqut berharap masyarakat juga turut sadar akan pentingnya persatuan.

"Apel ini untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa bahwa menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan pandangan politik ataupun agama adalah satu-satunya cara yang harus dipertahankan," kata Yaqut.

Ia menganggap perbedaan pandangan politik ataupun agama yang muncul akhir-akhir ini telah menyebabkan polarisasi di tengah masyarakat.

GP Ansor, kata Yaqut, mengimbau kepada semua pihak untuk menghindari aksi-aksi pemaksaan dan kekerasan demi kepentingan politiknya demi menjaga kekondusifan situasi.

Pemungutan suara Pilkada 2020 digelar pada 9 Desember mendatang. Serentak dilakukan di 270 daerah yakni 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

(bmw/thr/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK