Kasus Tembus 543 Ribu, Jokowi Optimistis Kendalikan Covid-19

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 16:30 WIB
Kasus positif virus corona terus bertambah dari hari ke hari, namun Jokowi optimistis pihaknya dalam pengendalian pandemi Covid-19. Presiden Jokowi optimistis soal pengendalian pandemi virus corona (Covid-19). (Rusman - Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah optimistis mengendalikan pandemi virus corona (Covid-19). Optimisme tersebut didasari indikator jumlah kasus positif, pasien sembuh, maupun kematian terkait Covid-19.

"Melihat ini (angka-angka indikator), sebetulnya kita sangat optimis dalam pengendalian Covid ini," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/12).

Jokowi mengaku sempat memberikan peringatan kepada jajarannya, Senin (30/11), setelah melihat kasus positif di Indonesia kembali melonjak. Menurutnya, peringatan keras itu perlu diberikan agar jajarannya tak teledor dalam menangani pandemi.


"Jadi saya ingatkan itu, karena memang ada kenaikan sedikit, itu yang harus segera diperbaiki," ujarnya.

Mantan wali kota Solo itu mengatakan hingga Senin (30/11), tingkat kesembuhan di Indonesia berada di angka 83,6 persen. Angka tersebut jauh lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia yang berada di angka 69,03 persen.

Infografis Waspada Corona MenggilaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Waspada Corona Menggila

Kemudian jumlah kasus aktif di Indonesia sekarang saat ini berada di kisaran 13,25 persen. Angka tersebut juga masih lebih baik dibanding kasus aktif dunia di kisaran 28,55 persen.

"Artinya semakin bulan semakin baik. Hanya yang masih belum dan perlu terus kita perbaiki yaitu di angka kematian, itu kita masih di 3,1 persen, angka kematian dunia 2,32 persen," katanya.

Hingga hari ini, Selasa (1/12), jumlah kasus positif di Indonesia mencapai 543.975 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 454.879 orang dinyatakan sembuh dan 17.081 orang lainnya meninggal dunia.

Kasus positif Covid-19 harian juga mulai tembus 5.000 sampai 6.000 kasus dalam sehari. Seperti pada 25 November sebanyak 5.534 kasus dan pada 29 November 6.2.67 kasus.

(dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK