Kapolda Sumut Larang Personel Berfoto dengan Paslon Pilkada

CNN Indonesia | Sabtu, 05/12/2020 14:02 WIB
Demi menjaga netralitas selama Pilkada 2020, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin meminta jajarannya tak berfoto dengan paslon. Kapolda Sumut Martuani Sormin mengingatkan soal netralitas aparat di Pilkada 2020. (Foto: CNN Indonesia/ Noris))
Medan, CNN Indonesia --

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin meminta jajarannya menjaga netralitas dalam Pilkada 2020. Salah satu bentuknya ialah tak berfoto dengan pasangan calon (paslon) manapun.

"Saya sudah pesan kepada anggota, untuk berfoto saja kepada siapapun calon kepala daerah tidak boleh," kata dia, dalam apel pengamanan Pilkada serentak 2020, di lapangan KS Tubun, di Mapolda Sumut, Medan Sabtu (5/12/2020).

Martuani menyampaikan ada sanksi tegas terhadap anggota Polda Sumut yang kedapatan tidak netral dalam Pilkada Serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.


"Sudah pasti ada sanksinya. Artinya Polri menjamin netralitas untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala daerah," terangnya.

Menurutnya, siapapun yang terpilih menjadi kepala daerah nantinya, itulah yang terbaik menjadi pemimpin kepala daerah. "Siapapun yang terpilih Itulah putra putri terbaik di Sumut," jelas Martuani.

Seperti diketahui, sebanyak 12.350 personel dikerahkan untuk mengamankan tahapan Pilkada serentak 9 Desember di 23 kabupaten/kota di wilayah Sumut. Jumlah tersebut merupakan 2/3 dari total jumlah personel yang ada di Sumut, yakni 20.669 orang.

Di Sumut ada 23 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada antara lain Asahan, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal.

Selain itu, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Toba, Binjai, Medan, Gunungsitoli, Pematangsiantar, Sibolga dan Tanjungbalai.

(fnr/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK