Rizieq Dipanggil Polda, Polisi dan TNI Berjaga di Petamburan

CNN Indonesia | Senin, 07/12/2020 12:05 WIB
Polisi berjaga di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, di tengah jadwal pemeriksaan pentolan FPI Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya, Senin (7/12). Sejumlah aparat kepolisian mendatangi kediaman pemimpin FPI Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12). (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian mulai berjaga di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, di tengah jadwal pemeriksaan pentolan Front Pembela Islam (FPIRizieq Shihab di Polda Metro Jaya, Senin (7/12).

Pantauan CNNIndonesia.com, sedikitnya lima polisi dan satu personel TNI berjaga di depan Jalan Petamburan 3. Diketahui, Jalan Petamburan 3 merupakan wilayah kediaman Rizieq Shihab dan Kantor DPP FPI.

Pihak kepolisian yang berjaga beberapa kali mengatur lalu lintas di Jalan KS Tubun yang sempat tersendat. Tampak pula delapan Laskar Pembela Islam (LPI) yang masih berjaga di Jalan Petamburan 3.


Para pewarta tidak diperkenankan masuk ke wilayah kediaman Rizieq. Para Laskar FPI turut menjaga ketat lokasi tersebut.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya kembali memanggil Rizieq dan menantunya, Hanif Alatas untuk diperiksa terkait peristiwa acara Maulid Nabi yang mengundang kerumunan massa di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat hingga Megamendung, Bogor.

Pemeriksaan kali ini merupakan pemanggilan kedua oleh Polda Metro Jaya kepada Rizieq. Rizieq sendiri absen pada pemeriksaan yang dijadwalkan 1 Desember lalu karena masih dalam masa pemulihan usai dirawat.

Mereka berdua dijadwalkan akan diperiksa oleh penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Senin ini pukul 10.00 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus berharap Rizieq dan menantunya hadir dalam pemeriksaan hari ini. Pihaknya juga mengimbau agar Rizieq tak membawa massa dan hanya didampingi pengacara saat datang ke Polda Metro Jaya.

Yusri menegaskan kepolisian akan menindak tegas dan membubarkan jika ada massa yang mengawal dan menimbulkan kerumunan. Polisi, kata dia, juga tak segan untuk menangkap massa.

(rzr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK