Mobil Dirusak dan Dicoret Merah, Ketum PA 212 Mengaku Diteror

CNN Indonesia | Minggu, 06/12/2020 15:54 WIB
Ketua PA 212 Slamet Maarif mengaku mendapat teror setelah mobilnya dirusak orang tak dikenal pada Minggu (6/12) dini hari. Ketua PA 212 Slamet Maarif mengaku mendapat teror setelah mobilnya dirusak orang tak dikenal pada Minggu (6/12) dini hari. (Arsip Slamet Maarif)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengaku mendapat teror dari orang tidak dikenal di kediamannya, Cimanggis, Depok, Minggu (6/12) dini hari.

Slamet mengatakan ada empat orang dengan penutup kepala dan sarung tangan menghampiri rumahnya. Kemudian mereka merusak mobil MPV hitam milik Slamet yang diparkir 50 meter dari rumah.

"Kaca pecah sampai dua lubang. Dicoret merah. Kita sedang mengurus jenazah tetangga depan yang meninggal," kata Slamet kepada CNNIndonesia.com, Minggu (6/12).


Slamet mengatakan kejadian berlangsung sekitar 2 menit pada pukul 02.48 WIB. Dari rekaman CCTV, pelaku penyerangan berjumlah empat orang.

Mantan Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) itu berencana melaporkan hal ini ke kepolisian. Ia sedang menyiapkan semua keperluan pelaporan.

"Insyaallah (lapor ke polisi) setelah konsultasi dengan pengacara," tuturnya.

Slamet berkata serangan ini tak akan mengendurkan perjuangannya. Ia berjanji akan tetap akan mengkritisi berbagai kebijakan bersama PA 212.

"Insyaallah kami tetap akan lanjutkan perjuangan," tuturnya.

Teror ini bukan yang pertama diterima Slamet. Pada 18 Februari, rumah Slamet dilempari batu oleh dua orang tidak dikenal. Slamet juga menjadi korban pelemparan saat menunaikan salat subuh di salah satu masjid dekat rumahnya.

(dhf/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK