KAI Telusuri Dugaan Calo Rapid Test di Stasiun Senen

CNN Indonesia | Minggu, 20/12/2020 18:22 WIB
Selain memastikan Stasiun Senen bebas dari calo surat kesehatan, PT KAI menyatakan Daop 1 Jakarta meminta petugas menelusuri dugaan praktik calo rapid test. Ilustrasi. Penumpang kereta api jarak jauh mulai melonjak di stasiun pasar senen, Jakarta. Selasa (27/10/2020). (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menegaskan tidak bakal ada calo surat kesehatan yang berkeliaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Caranya, menurut Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa, dengan memastikan petugas mengecek keabsahan berkas kesehatan secara teliti. Jaminan ini menyusul ditemukannya tiga orang yang diduga sebagai calo rapid test deteksi virus corona di Stasiun Pasar Senen.


Atas informasi tentang keberadaan pihak lain di luar area stasiun yang menawarkan calon penumpang ke klinik tertentu untuk menjalani rapid test atau mendapatkan surat kesehatan, KAI Daop 1 Jakarta telah meminta petugas berwenang untuk menelusurinya.

"Terkait pemeriksaan rapid, penumpang tidak harus melakukan proses tersebut di stasiun. Pemeriksaan rapid juga dapat dilakukan di instasi layanan kesehatan lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah berkas hasil rapid dengan hasil non reaktif tersebut wajib dibawa saat akan melakukan perjalanan," ucap Eva dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (20/12).

Eva pun menjelaskan, aktivitas tes cepat atau rapid test di stasiun merupakan layanan tambahan yang dihadirkan oleh PT KAI dengan menggandeng PT RNI sebagai penyedia jasa.

Tujuannya, untuk mempermudah para pengguna jasa kereta api yang ingin melakukan rapid test dengan harga murah. Tes cepat di stasiun KAI sendiri dibanderol seharga Rp85 ribu dengan syarat calon penumpang wajib menunjukkan bukti kode booking tiket.

"Jika hasil rapid reaktif maka biaya tiket yang telah dibeli akan dikembalikan penuh. Layanan rapid Stasiun beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 sampai dengan 19.00 WIB," terang Eva lagi.

Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan yang ketat, calon penumpang kereta api juga akan melalui prosedur pengukuran suhu tubuh.

Apabila saat pengukuran suhu tubuh di stasiun calon penumpang memiliki suhu di atas 37,3 derajat maka mereka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan penuh.

Protokol kesehatan lain yang juga diterapkan yakni kewajiban penumpang KA menggunakan masker saat berada di lingkungan stasiun dan memakai face shield yang diberikan secara gratis pada saat proses boarding.

"PT KAI Daop 1 mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KA agar menjalankan protokol kesehatan yang telah ditentukan untuk kebaikan bersama yakni pencegahan penularan Covid-19," tandas Eva.

(hrf/NMA)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK