Naik Gaji PNS Didongkrak dari Kenaikan Tunjangan Kinerja 2021

fey, CNN Indonesia | Rabu, 30/12/2020 10:22 WIB
Kemenpan RB menyebut rencana kenaikan penghasilan ASN pada 2021 ada di pos tunjangan kinerja. Ilustrasi ASN. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menjelaskan wacana kenaikan gaji aparatur sipil negera (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) seharusnya berlangsung tahun ini dan sudah direncanakan sebelum pandemi Covid-19.

"Pada tahun 2020 karena ada pandemi Covid-19, berbagai usulan ini dimoratorium untuk tahun 2020," kata Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian PAN RB Teguh Widjinarko melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (30/12).

Karena sempat tertunda, kata dia, usulan itu kemudian diproses kembali tahun ini. Namun ia menegaskan kebijakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.


Ia mengatakan kenaikan gaji ASN dilakukan dengan meningkatkan besaran tunjangan kinerja. Unsur ini bisa naik sesuai dengan capaian reformasi birokrasi di masing-masing instansi.

"Beliau (Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo) dengan jelas mengatakan bahwa akan ada kenaikan tunjangan kinerja di tahun 2021," lanjut dia.

Teguh menjelaskan terdapat beberapa unsur dalam penghasilan pegawai negeri sipil, yakni gaji pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji (tunjangan keluarga + tunjangan pangan), tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, honorarium, dan tunjangan khusus untuk PNS dalam kondisi tertentu.

Komponen tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1997 tentang Peraturan Gaji PNS dan aturan turunannya yang belum disesuaikan dengan UU ASN.

Sebelumnya, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan gaji ASN bisa tembus Rp9 juta sampai Rp10 juta per bulan karena kenaikan tunjangan tersebut di tahun 2021.

Wacana tersebut kemudian dikritik oleh pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah yang menilai kenaikan gaji ASN di tengah krisis kesehatan dan ekonomi akan memunculkan kecemburuan sosial di masyarakat.

Daya beli masyarakat turun drastis, konsumsi rumah tangga juga memprihatinkan, ada yang tabungannya sudah habis karena covid. Nah ini kalau dinaikan bisa memicu terjadinya kecemburuan sosial," tuturnya, Selasa (29/12).

(arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK