RI Punya 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Efikasi Belum Keluar

CNN Indonesia | Jumat, 01/01/2021 09:05 WIB
RI kini memiliki 3 juta dosis vaksin buatan China besutan Sinovac meski nilai efikasi belum juga diumumkan. Vaksin corona (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia kini punya 3 juta dosis vaksin Covid-19 China buatan Sinovac yang bakal disuntikkan dalam waktu dekat.

Total 3 juta vaksin corona Sinovac itu didatangkan dalam dua kali pengiriman, pertama pada 6 Desember lalu sebanyak 1,2 juta dosis, dan pada 31 Desember kemarin sebanyak 1,8 juta dosis.

Namun, hingga saat ini Sinovac belum memberikan klaim efikasi atau keampuhan melawan virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19. Padahal uji klinis fase III telah usai di beberapa negara, tapi nilai efikasi vaksin Covid-19 itu masih belum resmi diumumkan.


Selain itu, izin penggunaan darurat (EUA) Sinovac di Indonesia juga belum keluar. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito sebelumnya mengatakan akan mempercepat proses pemberian EUA Sinovac untuk vaksinasi di Indonesia.

"Saya kira pemberian EUA ini juga akan melalui proses percepatan, namun tetap aspek manfaat yang akan didapatkan lebih tinggi dari aspek risiko yang ada," kata Penny dalam konferensi pers, Rabu (30/12) lalu.

Uji klinis fase III vaksin Sinovac di Bandung, Indonesia baru akan selesai pada Mei 2021. Tim uji klinis Sinovac di Bandung akan memberikan data 3 bulanan setelah vaksin diberikan dalam dual dose.

Data tersebut rencananya akan diberikan kepada BPOM pada pekan awal Januari ini. Data itu lah yang menjadi acuan BPOM untuk memberikan EUA Sinovac.

"Untuk EUA ini data boleh dengan periode pengamatan 3 bulan terakhir dan bukan enam bulan," kata Jubir Vaksinasi Covid-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia.

Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan daftar prioritas vaksinasi Covid-19. Prioritas pertama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, penunjang fasilitas pelayanan kesehatan, serta TNI/Polri.

Daftar prioritas tersebut ada dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 84 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19.

(mel/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK