Jokowi: 2020 Tahun Sulit, 2021 Penuh Harapan

CNN Indonesia | Selasa, 05/01/2021 12:34 WIB
Presiden Jokowi menyebut tahun 2020 adalah tahun sulit sekaligus banyak memberikan pelajaran, terutama dalam berinovasi merespons keadaan. Presiden Joko Widodo. (Foto: Laily Rachev - Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo menyebut tahun 2020 sebagai tahun yang sulit karena pandemi Covid-19 melanda seluruh aspek kehidupan, termasuk perekonomian masyarakat.

Meski begitu, Jokowi berkata banyak pelajaran yang bisa dipetik dari 2020. Salah satunya dorongan berinovasi untuk merespons keadaan.

"Tahun 2020 yang penuh kesulitan, penuh tantangan telah kita lewati. Tahun 2020 memberikan banyak pelajaran kepada kita, menginspirasi kita dalam membuat terobosan dan inovasi," kata Jokowi dalam dalam sambutan Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya Malang, Selasa (5/1).


Jokowi mengapresiasi Universitas Brawijaya yang membuat banyak terobosan selama pandemi. Ia bilang UB mendaftarkan 132 hak paten pada 2020, terbanyak di kalangan universitas.

Mantan Wali Kota Solo itu mengajak seluruh pihak menyambut tahun 2021 yang penuh harapan. Menurutnya, banyak pertanda baik di awal tahun ini.

Jokowi menyampaikan semakin banyak investasi yang masuk di awal tahun ini. Selain itu, program vaksinasi Covid-19 juga sudah siap dimulai pada bulan ini.

"Tahun 2021 adalah tahun yang penuh harapan. Kita semuanya berupaya keras agar permasalahan kesehatan bisa kita tangani dengan cepat dan vaksinasi akan segera dilakukan," ucapnya.

Meski begitu, Jokowi mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama vaksinasi berlangsung.

Jokowi juga mengajak masyarakat, khususnya sivitas akademika Universitas Brawijaya, untuk menyambut tahun 2021 dengan inovasi. Ia mengingatkan agar para akademisi tidak terjebak kebiasaan lama.

"Jangan lagi terjebak dalam rutinitas. Cara-cara baru harus kita kembangkan. Keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinovasi harus terus ditumbuhkan. Kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan," ucap Jokowi.

(dhf/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK