Kerabat Manifes SJ182: Mereka Pamit Semalam, Tiada Firasat

CNN Indonesia | Sabtu, 09/01/2021 19:21 WIB
Betty mengonfirmasi bahwa sepupunya dan kerabat lainnya menaiki pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak di Perairan Kepulauan Seribu. Sriwijaya Air. (Sabung.hamster via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)
Jakarta, CNN Indonesia --

Doa dan harapan mengalir dari Betty Saprianti, warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat mendengar kabar Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di ruang udara perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1). Dalam pesawat itu, sejumlah saudaranya tercatat sebagai manifes.

"Ya Allah, kami di sini terus berharap semoga Allah selalu memberikan yang terbaik, semoga ada mukjizat," ujar Betty saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (9/1).

Betty mengonfirmasi bahwa sepupunya, Ratih Windania, bersama anaknya Yumna Fanisyatuzahra naik dalam pesawat yang hilang kontak sekitar pukul 14.30 WIB tersebut. Ratih kembali ke Pontianak bersama kedua orang tuanya, Rahmawati dan Toni Ismail dan seorang sepupu lainnya.


"Semalam baru saja main ke sini, mereka pamit pulang, tanpa saya punya firasat apapun," ujar Betty sambil tak henti terisak.

Betty menjelaskan dalam manifes, yang tak ikut serta hanya suami dari Ratih yang kini masih berada di Bandara Supadio yang mestinya menyambut kedatangan pesawat.

Sebelumnya diberitakan bahwa pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1). Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta - Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi, Sabtu, (9/1).

Dia mengatakan, hilangnya kontak Sriwijaya Air saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

(ain/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK