Tanah Longsor di Sumedang, 11 Orang Tewas Tertimbun

CNN Indonesia | Minggu, 10/01/2021 08:07 WIB
Tanah longsor di Sumedang dipicu curah hujan tinggi dan tanah yang tak stabil. 11 orang dilaporkan tewas dan 18 lainnya terluka. Tanah longsor di Sumedang menewaskan 11 orang. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 11 orang tewas dalam bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1) malam. Sementara 18 warga lainnya terluka akibat bencana ini.

Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya mengatakan longsor dipicu curah hujan tinggi dan kondisi tanah tidak stabil.


Longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tadi malam. Saat itu petugas tengah mengevakuasi korban dari longsor yang terjadi sebelumnya pada pukul 16.00 WIB.

"Kabupaten Sumedang termasuk wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Berdasarkan analisis InaRISK, sebanyak 26 kecamatan teridentifikasi berpotensi bahaya dengan kategori tersebut, sedangkan luas bahaya sekitar 60.872 hektar," kata Raditya.

Ia mengatakan BNPB berharap masyarakat dapat tetap waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang. 

BNPB menurutnya juga telah mengingatkan BPBD Provinsi untuk melakukan upaya peringatan dini dan kesiapsiagaan, khususnya di BPBD kabupaten dan kota.

[Gambas:Video CNN]

(sur/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK