Risma Minta Keluarga Korban SJ 182 Diinapkan Dekat RS Polri

CNN Indonesia | Senin, 11/01/2021 12:26 WIB
Risma menyebut penempatan keluarga korban dekat RS Polri penting guna membantu pihak rumah sakit mengidentifikasi jenazah manifes yang telah ditemukan. Sejumlah anggota Basarnas melakukan pencarian korban dan puing dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada hari ketiga di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta manajemen Sriwijaya Air agar menempatkan keluarga manifes pesawat SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1) ditempatkan dekat Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Permintaan itu disampaikan Risma saat meninjau posko crisis center di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (11/1). Risma mengaku telah mengomunikasikan hal itu ke pihak Sriwijaya.

"Karena korban akan dibawa ke Priok, kemudian setelah itu dibawa ke RS Polri, karena itu tadi saya juga komunikasikan sebaiknya keluarga korban itu didekatkan di dekat RS Polri," kata dia saat jumpat pers, Senin (11/1).


Menurut Risma, penempatan keluarga korban dekat RS Polri penting guna membantu pihak rumah sakit mengidentifikasi jenazah manifes yang telah ditemukan. Selain itu, menurut dia, langkah itu juga mempermudah pihak keluarga yang ingin melihat korban.

Risma optimistis proses evakuasi jenazah dan bangkai pesawat SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta itu bakal segera rampung. Sebab, katanya, aparat gabungan saat ini telah menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat.

Mantan wali kota Surabaya itu menyebut bahwa keluarga korban nantinya juga akan dibawa ke Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Tanjung Priok untuk melihat langsung proses evakuasi yang dilakukan petugas.

"Saya rasa 1-2 hari ini sudah mulai bisa ditemukan posisi korban. Mungkin juga sudah bisa dievakuasi. Karena itu saya akan komunikasi dengan Pak Menhub, mungkin justru kita akan lebih fokus di Priok," katanya.

Hingga hari kedua proses evakuasi, posko crisis center Bandara Soetta telah menerima laporan atau didatangi oleh 34 anggota keluarga manifes pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Teranyar, 10 anggota keluarga korban tiba dari Pontianak untuk melakukan proses pemberkasan dan membantu penanganan identifikasi.

Sementara itu RS Polri mengaku hingga saat ini telah menerima 16 kantong jenazah dan tiga kantong properti terkait insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Kemudian sampai jam 9 pagi ini juga tim DVI telah menerima 16 kantong jenazah dan juga 3 kantong properti," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopemas) Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono, dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Senin (11/1).

(thr/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK