Pluit Junction Masih Terbakar, Petugas Damkar Kesulitan Air

CNN Indonesia | Minggu, 17/01/2021 20:19 WIB
Belasan unit damkar dikerahkan ke mal Pluit Junction, Jakarta, yang sudah terbakar selama hampir 3 jam. Air yang minim dan asap pekat menyulitkan pemadaman. Ilustrasi. (Foto: iStock/Kesu01)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemadam kebakaran Jakarta Utara masih belum dapat memadamkan api yang melalap Mal Pluit Junction di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Personel pemadam masih terus dikerahkan ke lokasi meski kebakaran sudah berlangsung hampir tiga jam sejak pukul 17.20 WIB.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Rahmat Kristantio mengatakan bahwa upaya pemadaman masih terkendala sejumlah hal.

"Salah satu kendala sumber air jauh (dari lokasi kejadian)," kata Rahmad saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (17/1).


Belum lagi, kata dia, kepulan asap masih menyelimuti daerah sekitar gedung mal yang terbakar itu.

Rahmat menuturkan bahwa saat ini tim pemadam masih mencoba untuk menghilangkan kepulan asap tersebut sehingga upaya pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.

"Masih terkendala asap, penyedotan asap usaha menuju titik api," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api berasal dari lantai 7 gedung tersebut. Namun demikian, belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu dapat terjadi.

Pihak pemadam pun hingga saat ini masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait ada atau tidaknya pengunjung mal yang terjebak karena insiden itu.

Terpisah, petugas call center Sudin pemadam kebakaran Jakarta Utara mengatakan bahwa unit mobil damkar masih terus diterjunkan ke lokasi hingga sekitar pukul 19.30 WIB.

Jumlah tersebut, kata dia, masih terus bertambah hingga saat ini.

"Total ada 16 unit yang dikerahkan sekarang, ada sekitar 80 personel," ucap dia saat dihubungi.

Sebelumnya, petugas masih belum dapat memastikan penyebab dan titik pertama yang menjadi sumber kebakaran lantaran masih dalam proses pemadaman.

Kepala Operasional Suku Dinas Pemadam kebakaran Jakarta Utara, Abdul Wahid petugas di lapangan masih belum dapat masuk ke dalam gedung secara langsung.

"[Sumber api diduga] dari lantai 7, sementara dugaannya lantai 7, karena kami kan masih belum bisa masuk sampai kelihatan jelas," tutur dia.

Abdul juga menyatakan belum bisa memastikan area penyebaran api. "Belum tahu pasti [arah api merembet], karena kami kan lihat dulu sumber apinya asalnya dari mana yang terbesarnya. Sekarang lagi fokus ke pemadaman dulu, ya," ucap dia lagi.

(mjo/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK