DKI Minta Warga Waspada Banjir Jakarta di Puncak Musim Hujan

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 16:43 WIB
Wagub DKI Riza Patria menyatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya dalam mengantisipasi banjir di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria meminta warga waspada banjir memasuki puncak musim hujan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga mewaspadai potensi banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Riza mengatakan intensitas curah hujan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

"Di Jakarta sudah memasuki musim hujan, kita juga harus bersiap-siap bahwa di Jakarta ini berdasarkan data ke depan akan ada peningkatan intensitas daripada curah hujan yang berpotensi menyebabkan banjir," kata Riza di Balai Kota, Senin (18/1).

Riza mengatakan Pemprov DKI sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi banjir, antara lain melakukan pengerukan, pembuatan sumur resapan, drainase vertikal, hingga penyediaan pompa air.


"Semua program kita laksanakan, bahkan anggaran sudah cukup besar yang kita gelontorkan," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI telah memberikan peringatan dini cuaca di Jakarta untuk tiga hari ke depan, mulai Senin (18/1) sampai Rabu (20/1). Berdasarkan data BPBD, tiga hari ke depan Jakarta berpotensi diguyur hujan yang disertai petir dan angin kencang.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim hujan di seluruh wilayah Indonesia akan terjadi dalam kurun waktu 10 hari ke depan. Puncak musim hujan ini diprediksi akan terjadi hingga Februari 2021.

"Kewaspadaan curah hujan tinggi sampai Februari masih terus terjadi," kata Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG Ardhasena Sopaheluw akan saat menyampaikan konferensi pers melalui daring, Jumat (15/1).

Ardhasena menyebut puncak musim hujan ini juga berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah daerah. Ada beberapa wilayah yang mesti mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir akibat curah hujan tinggi ini. Seperti beberapa daerah di Pulau Jawa.

(dmi/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK