Tak Masuk Prioritas, Bamsoet Divaksin Atas Permintaan Pribadi

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 19:29 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 mengizinkan para pemimpin lembaga ikut dalam gelombang vaksinasi perdana, termasuk Ketua MPR Bambang Soesatyo. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menjalani penyuntikan vaksin virus corona (Covid-19) di kediamannya di Jakarta, Kamis (14/1). (Foto: Arsip MPR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) disuntik vaksin atas permintaan pribadi.

Nadia mengatakan pihaknya memang mengizinkan para pemimpin lembaga ikut dalam gelombang vaksinasi perdana meski tak masuk kriteria kelompok prioritas penerima vaksin sesuai petunjuk teknis yang telah diatur pemerintah.

Keputusan itu, katanya, diberikan untuk menjawab keinginan masyarakat yang meminta agar pejabat publik, termasuk anggota legislatif menjadi contoh program vaksinasi.


"Memang banyak masyarakat yang menginginkan pejabat publik termasuk anggota DPR untuk menjadi contoh untuk divaksin, ya," kata Nadia lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/1).

Namun, menurut Nadia, tak semua pejabat instansi pemerintah memang diberi izin untuk divaksin perdana. Izin hanya diberikan kepada para pemimpin instansi setingkat menteri atau ketua DPR dan MPR.

Pemerintah telah mengatur petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dimulai perdana pada Rabu (13/1). Aturan itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/ 1 /2021 tentang petunjuk teknis vaksinasi Covid-19.

Aturan tersebut mengatur tentang kelompok prioritas yang akan menerima vaksin di gelombang pertama vaksinasi mulai Januari-April mendatang.

Dalam kurun waktu tersebut, sejumlah kelompok yang menerima vaksinasi di antaranya yakni, tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran dan bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain tenaga kesehatan, beberapa kelompok lain yakni, petugas pelayanan publik seperti TNI-Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain seperti petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, hingga perbankan. Selain mereka, kelompok prioritas penerima vaksin adalah warga berusia di atas 60 tahun.

Hingga saat ini belum ada jadwal vaksinasi bagi para pimpinan MPR. Hanya Bamsoet yang telah mengikuti vaksinasi gelombang perdana.

Bamsoet bercerita reaksi usai dirinya disuntik vaksin yang diserahkan oleh Plt. Direktur Jenderal P2P Kemenkes, Budi Hidayat. Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu merasa pegal usai disuntik vaksin Sinovac di kediamannya pada Kamis (14/1) lalu.

"Tidak sakit. Hanya terasa pegal-pegal sedikit saja usai disuntik," kata Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (14/1).

(thr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK